• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    UPTD PU Wilayah III Cicurug Petakan Titik Longsor, Siapkan Perbaikan Infrastruktur di Sukabumi

    NUSANTARA NEWS
    Senin, 16 Februari 2026, 19.56.00 WIB Last Updated 2026-02-16T12:56:47Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMIUpaya peningkatan infrastruktur terus dilakukan UPTD PU Wilayah III Cicurug dengan memetakan sejumlah titik rawan longsor yang dinilai mengancam akses warga di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi. Selain perbaikan jalan, perhatian difokuskan pada penanganan tebing dan badan jalan yang terdampak pergerakan tanah.


    Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep, menjelaskan bahwa titik longsor tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya perbatasan Parungkuda dan Bojonggenteng pada ruas Babakanjaya–Bojonglongok. Selain itu, kerawanan juga ditemukan di wilayah Sukatani, Cipamatutan, serta di kawasan Cianten, Kecamatan Kabandungan.


    Menurutnya, pada jalur alternatif Tenjo Ayu–Purwasari tepatnya di STA 1+100, terjadi longsoran yang diduga dipicu getaran saat pekerjaan sebelumnya. Kondisi tersebut kini menjadi perhatian untuk segera ditangani agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat.


    Asep menyampaikan, sebagian ruas jalan yang terdampak telah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026. Sementara titik lainnya masih akan diupayakan agar dapat direalisasikan pada 2027 melalui koordinasi lintas pihak.


    Dalam pelaksanaannya, metode perbaikan akan menyesuaikan kondisi teknis di lapangan. Jika sistem drainase dinilai kurang baik, maka akan dilakukan betonisasi. Namun apabila drainase masih memadai, perbaikan dilakukan dengan pengaspalan.


    “Penanganan disesuaikan dengan kondisi eksisting. Kami kombinasikan metode konstruksi agar hasilnya lebih optimal dan tahan lama,” ujarnya.


    Untuk beberapa titik longsor, satu lokasi disebut telah memiliki Detail Engineering Design (DED) sehingga siap dikerjakan sesuai rekomendasi konsultan. Sementara titik lain masih dalam tahap kajian teknis guna memastikan metode penanganan yang tepat.


    Tak hanya itu, pihak UPTD juga mengusulkan pembangunan dua jembatan, yakni Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan. Keduanya telah memiliki dokumen DED, namun realisasinya masih menunggu ketersediaan anggaran dari Dinas PU.


    Asep berharap dukungan anggaran dapat segera terealisasi agar perbaikan infrastruktur, termasuk pembangunan jembatan, bisa dilaksanakan tahun ini atau paling lambat tahun depan demi menunjang konektivitas dan keselamatan warga.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU