• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Dari Memulung Sampai ke Sekolah, Cita-cita Jadi Polisi Jadi Motivasi, Bupati Sumedang Antar Fikri Mulai Bimbingan Belajar

    NUSANTARA NEWS
    Senin, 30 Maret 2026, 13.32.00 WIB Last Updated 2026-03-30T06:32:30Z

     


    NUSANTARANEWS | SUMEDANG – Senyum kecil M. Fikri Ibrahim (6) akhirnya merekah lebar. Bocah asal Kecamatan Cibugel yang sempat menjalani kehidupan dalam keterbatasan kini memulai babak baru dengan memasuki bangku pendidikan di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang. Senin pagi (30/3/2026), ia diantar langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir.

     

    Di hari pertamanya bersekolah, Fikri tampak sangat antusias. Ia dengan mudah berbaur dengan teman sebaya, aktif belajar mewarnai, dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Dengan kepolosan khas anak-anak, ia mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi seorang polisi.

     

    Perjalanan Fikri menuju pendidikan bukanlah cerita biasa. Sebelumnya, ia tinggal bersama neneknya di Jakarta dan bahkan ikut memulung sampah plastik demi membantu kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi tersebut kemudian menarik perhatian aparat kepolisian, yang selanjutnya memberikan bantuan dan menghubungkannya kembali dengan keluarganya di Sumedang.

     

    "Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Dari kejadian ini, kita semua belajar bahwa negara harus hadir. Dan hari ini, kita bersama-sama melihat hikmah itu," ujar Bupati Dony saat memberikan sambutan.

     

    Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah terlibat membantu, mulai dari jajaran kepolisian di Jakarta dan Sumedang, Sekretariat Kabinet, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga seluruh perangkat daerah yang cepat merespons kondisi Fikri dan keluarganya.

     

    Penanganan terhadap keluarga Fikri dilakukan secara terpadu dan komprehensif oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Polres Sumedang serta instansi terkait. Bantuan diberikan mulai dari kebutuhan pokok, pengurusan administrasi kependudukan, hingga jaminan akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

     

    Tak hanya itu, rumah keluarga Fikri yang tidak layak huni juga diperbaiki melalui kolaborasi pemerintah daerah, kepolisian, dan PMI. Selain itu, sang ibu juga mendapatkan bantuan modal usaha untuk memperkuat ekonomi keluarga.

     

    "Yang terpenting, masa depan Fikri harus kita pastikan. Hari ini kita antar dia masuk Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan yang digagas pemerintah pusat agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak dan gratis," jelas Bupati Dony.

     

    Kapolres Sumedang AKBP Sandityo menuturkan, Fikri adalah sosok anak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keluarganya. Ia memulai aktivitas memulung atas inisiatif sendiri untuk membantu sang nenek.

     

    "Fikri ini anak yang cerdas. Dia belum pernah mengenyam pendidikan sebelumnya, tapi sudah mulai kami ajarkan dasar-dasar seperti mengenal warna. Perkembangannya cukup baik," ungkapnya.

     

    Selain Fikri, adiknya Naufal juga turut mendapatkan perhatian dengan ditempatkan di pendidikan anak usia dini (PAUD), agar hak pendidikan keduanya terpenuhi sejak dini.

     

    Kini, harapan baru telah tumbuh bagi keluarga Fikri. Dari kehidupan yang penuh keterbatasan, bocah laki-laki itu kini melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memastikan bahwa pendampingan akan terus dilakukan hingga keluarga tersebut benar-benar mandiri.


    (Endi Kusnadi)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU