• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    H-3 Idul Fitri 1447 H, Harga Bahan Pokok di Pasar Palabuhanratu Naik, Stok Dipastikan Aman

    NUSANTARA NEWS
    Selasa, 17 Maret 2026, 20.27.00 WIB Last Updated 2026-03-17T13:28:45Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMI — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau H-3, sejumlah harga komoditas di Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan.


    Hal tersebut disampaikan oleh Maulana, UPT Pasar Palabuhanratu sekaligus Enumerator Pencatat Harga Bapokting, saat ditemui nusaantaranews.web.id pada Selasa (17/03/2026).


    Ia menjelaskan, kenaikan terjadi pada beberapa komoditas, terutama daging dan cabai. Harga daging kerbau yang pada awal puasa berada di angka Rp130 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp140 ribu per kilogram. Bahkan, diperkirakan akan kembali meningkat pada H-1 Lebaran hingga mencapai Rp150 ribu sampai Rp155 ribu per kilogram.


    Sementara itu, harga daging ayam juga mengalami kenaikan, meski tidak terlalu signifikan, yakni berada di kisaran Rp43 ribu per kilogram.


    Untuk komoditas cabai, kenaikan cukup terasa pada cabai keriting yang sebelumnya dijual Rp35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp50 ribu per kilogram. Sedangkan cabai besar saat ini berada di angka sekitar Rp60 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan.


    Menurut Maulana, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.


    "Kemungkinan harga masih akan mengalami kenaikan pada H-1 Lebaran, seiring meningkatnya permintaan," ujarnya.


    Ia juga menambahkan, jumlah pengunjung pasar saat ini mulai mengalami peningkatan sekitar 5 hingga 10 persen, meski belum terlalu signifikan. Diperkirakan lonjakan pengunjung akan terjadi dalam satu hingga dua hari ke depan.


    Meski demikian, Maulana memastikan ketersediaan stok komoditas di Pasar Palabuhanratu dalam kondisi aman dan mencukupi.


    "Untuk stok, insyaallah aman. Para pedagang sudah menyiapkan kebutuhan, sehingga tidak ada kendala kekurangan pasokan,' pungkasnya.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU