NUSANTARANEWS| INTERNASIONAL - Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menegaskan pentingnya persatuan umat Islam di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks di kawasan Timur Tengah. Dalam sejumlah kesempatan pidato, ia mengajak seluruh umat Muslim untuk tidak terjebak dalam perbedaan mazhab seperti Sunni dan Syiah.
Dalam pernyataannya, Erdoğan menekankan bahwa identitas utama umat Islam adalah kesatuan dalam ajaran Islam, bukan perbedaan kelompok. Ia memperingatkan bahwa perpecahan internal justru dapat melemahkan kekuatan negara-negara Muslim di tingkat global serta membuka peluang bagi pihak luar untuk memanfaatkan situasi tersebut.
Seruan ini disampaikan dalam berbagai forum politik dan keagamaan di Turkey, di mana pemerintah Turki secara konsisten mendorong kerja sama antarnegara Muslim, baik dalam bidang politik, ekonomi, maupun keamanan.
Pernyataan tersebut juga muncul seiring meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Sejumlah analis menilai langkah ini sebagai bagian dari strategi diplomatik Ankara untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu aktor kunci dalam isu persatuan dunia Islam.
Sumber: Aljazeera


