NUSANTARANEWS | SUKABUMI — Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring pelaksanaan program rumah panggung di Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/05/2026).
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak banjir berjalan sesuai rencana dan anggaran yang telah disalurkan pemerintah kepada kelompok masyarakat.
Dalam keterangannya, PPK Rumah Panggung Provinsi Jawa Barat, Indi Nurdiansyah mengatakan, pihaknya turun langsung ke lapangan untuk mengecek progres pembangunan berdasarkan laporan dari ketua Fokmas dan tim pelaksana.
"Hari ini kami melaksanakan monitoring lapangan terkait pembangunan rumah panggung. Kami melakukan pengecekan hasil laporan dari ketua pokmas dan timnya. Minggu kemarin mereka melaporkan progres pembangunan sudah mencapai sekitar 42 persen," ujarnya.
Ia menjelaskan, monitoring rutin dilakukan guna memastikan penggunaan anggaran pemerintah benar-benar direalisasikan dalam pembangunan rumah warga.
"Kami rutin melakukan cek lapangan untuk memastikan anggaran yang sudah disampaikan pemerintah kepada kelompok masyarakat itu benar-benar mulai dilaksanakan," katanya.
Indi menambahkan, rumah panggung yang dibangun merupakan tipe 24 dua lantai, namun hanya lantai atas yang digunakan sebagai tempat tinggal, sedangkan bagian bawah dibuat berbentuk panggung dengan konstruksi beton.
Menurutnya, konsep tersebut disesuaikan dengan kondisi wilayah Kelurahan Palabuhanratu yang kerap terdampak banjir, terutama saat curah hujan tinggi di awal tahun.
"Program ini memang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana banjir. Jadi ketika banjir terjadi, masyarakat tidak terlalu direpotkan untuk mengungsi karena tetap bisa aman berada di lantai atas," jelasnya.
Ia juga menyebutkan, program rumah panggung tersebut direncanakan masih akan berlanjut pada tahun 2027 sesuai usulan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Untuk tahun 2027, khususnya di Kelurahan Palabuhanratu, masih ada sesuai usulan Pak Bupati dan komitmen Pak Gubernur," tambahnya.
Saat ini, jumlah rumah panggung yang dibangun di Kelurahan Palabuhanratu sebanyak 20 unit dengan progres pembangunan mencapai sekitar 42 persen.
Sementara itu, Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan jajaran Dinas Perkim Provinsi Jawa Barat yang turun langsung ke lapangan. Kami sangat mengapresiasi dorongan dan motivasi untuk masyarakat terdampak bencana. Program ini sangat bermanfaat dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami," ungkapnya.
Suasana haru juga terlihat saat salah seorang warga penerima manfaat rumah panggung, seorang ibu lansia bernama Aton, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.
Dengan penuh haru disertai tangisan dan pelukan hangat, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pihak Kelurahan Palabuhanratu yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat terdampak banjir.
(Ismet)




