NUSANTARANEWS | SUMEDANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nusa Indah Cilembu, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, menjadi lokasi pemantauan langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Kegiatan monitoring ini dilakukan oleh tim dari Puskesmas Haurngombong bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Pamulihan dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pamulihan, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai standar, aman, dan berkualitas.
Kapus Puskesmas Haurngombong, H.Yayat Nurhidayat menyampaikan bahwa peninjauan ini mencakup seluruh aspek penting, mulai dari cara pengolahan bahan makanan, sistem distribusi, hingga tata kelola penyajian makanan. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kinerja yang sangat baik dan sesuai harapan.
“Kami dari Puskesmas Haurngombong bersama Forkopincam Pamulihan serta PGRI Pamulihan melakukan monitoring berkaitan pelaksanaan kegiatan MBG di SPPG Nusa Indah Cilembu. Alhamdulillah, tadi kami lihat pelaksanaannya sangat dinamis, baik dalam cara pengolahan makanan maupun proses distribusinya. Kami lanjutkan memantau bagaimana tata kelola makanannya, dan alhamdulillah hasilnya sangat persentatif mulai dari tahap pengelolaan. Ini merupakan prestasi tersendiri dalam pengelolaan makanan di sini,” ujar Yayat saat memberikan keterangan di lokasi, Selasa (12/5).
Selain kualitas pengelolaan, aspek legalitas dan keamanan pangan juga menjadi perhatian utama. Yayat menegaskan bahwa SPPG Nusa Indah Cilembu telah memenuhi syarat utama keamanan sanitasi, yang dibuktikan dengan telah dimilikinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal ini menjadi jaminan bahwa makanan yang disiapkan telah diproses di tempat yang bersih, sehat, dan memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
“Secara legalitas, alhamdulillah SPPG Nusa Indah Cilembu ini sudah mendapatkan SLHS atau pengakuan berkaitan dengan kelayakan sanitasi. Artinya, tempat dan proses pengolahan di sini aman dan layak untuk memproduksi makanan bergizi bagi masyarakat,” tambahnya.
Pemantauan dan pengawasan kualitas layanan tidak hanya berhenti hari ini saja. Pihak Kecamatan Pamulihan berkomitmen akan terus menjadwalkan pemantauan berkala untuk memastikan kualitas menu, pelayanan, dan ketersediaan bahan baku di seluruh SPPG yang ada di wilayah Kecamatan Pamulihan tetap terjaga konsistensinya.
Yayat juga menyampaikan harapan besar agar standar kualitas yang sudah terjalin baik ini senantiasa dijaga dan ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, di mana program MBG memiliki tugas besar untuk memastikan generasi penerus bangsa tumbuh sehat dan berkualitas.
“Harpannya, agar pihak pengelola tetap menjaga kualitas dan kontrol makanan dengan sebaik-baiknya. Sesuai arahan Bapak Presiden, kita punya tugas besar untuk generasi muda kita. Sasaran utamanya adalah anak sekolah agar tumbuh sehat, ibu hamil agar kandungannya sehat, serta anak balita agar tumbuh kembangnya optimal. Melalui adanya program pemerintah ini, kami yakin Indonesia akan semakin maju dengan kualitas sumber daya manusia yang lebih sehat dan unggul,” tegasnya.
Kehadiran berbagai unsur terkait dalam kegiatan ini menjadi bukti sinergi yang kuat antarinstansi demi keberhasilan program strategis nasional. SPPG Nusa Indah Cilembu diharapkan dapat menjadi contoh dan percontohan bagi pengelolaan gizi lainnya, dalam mewujudkan pelayanan pangan yang aman, bergizi, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.
(Endi Kusnadi)


