• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    STPI Gelar Skrining TBC Gratis di Desa Margalaksana, Warga Dapat Fasilitas Transportasi dan Pemeriksaan Rontgen Paru

    NUSANTARA NEWS
    Selasa, 09 Juni 2026, 11.48.00 WIB Last Updated 2026-06-09T04:53:13Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Tim Satuan Tugas Penanggulangan Tuberkulosis Indonesia (STPI)  kabupaten Sukabumi bekerja sama dengan Puskesmas Cikakak melaksanakan kegiatan skrining dan penelusuran kontak Tuberkulosis (TBC) di Desa Margalaksana, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2026).


    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Skrining Sistematis Tuberkulosis Berbasis Masyarakat (SSTB) yang bertujuan mendeteksi dini kasus TBC melalui pemeriksaan kesehatan dan rontgen paru bagi warga yang berisiko.


    PIC kegiatan, Neng Rihan, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan bukan pengobatan, melainkan pemeriksaan kesehatan berupa rontgen paru untuk mendeteksi kemungkinan adanya gejala TBC.


    "Kami dari STPI mengadakan kegiatan skrining di Desa Margalaksana. Kegiatan ini bukan pengobatan, melainkan pemeriksaan rontgen paru. Jadi kami tidak memberikan obat, hanya melakukan pemeriksaan pada area dada melalui rontgen," ujarnya.


    Menurut Neng Rihan, sebelum kegiatan dilaksanakan, para kader kesehatan terlebih dahulu melakukan pendataan terhadap pasien yang sedang menjalani pengobatan TBC. Selanjutnya, kader mendatangi pasien serta menelusuri anggota keluarga maupun kontak erat yang berpotensi terpapar penyakit tersebut.


    "Dalam kegiatan SSTB ini, sasaran kami sebanyak 120 orang yang berasal dari kontak erat lima pasien TBC. Jika ditemukan warga yang terduga TBC, maka akan dilakukan pemeriksaan dahak. Kami juga memberikan uang transport sebesar Rp30 ribu dan makanan ringan kepada peserta yang menjalani pemeriksaan," jelasnya.


    Ia menambahkan, kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Puskesmas setempat bersama tim STPI yang berkantor di Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.


    Neng Rihan menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.


    "Kegiatan ini sepenuhnya gratis. Bahkan kami memberikan bantuan biaya transportasi kepada peserta. Program ini dilaksanakan secara rutin dan akan berlangsung hingga September 2026. Program sendiri telah berjalan sejak September 2025 dengan dukungan dan kerja sama dari puskesmas," katanya.


    Lebih lanjut, program skrining TBC tersebut dilaksanakan di 35 wilayah kerja puskesmas yang tersebar di Kabupaten Sukabumi. Khusus di Kecamatan Cikakak, kegiatan telah menjangkau enam dari sembilan desa yang ada.


    "Untuk Kecamatan Cikakak, dari sembilan desa kami sudah melaksanakan kegiatan di enam desa. Tiga desa yang masih akan dilaksanakan yaitu Desa Sukamaju pada 17 Juni, Desa Ridogalih pada 19 Juni, dan Desa Cimaja pada 30 Juni," pungkasnya.


    Melalui kegiatan ini, STPI dan Puskesmas berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini TBC, sekaligus mempercepat penemuan kasus guna menekan penyebaran penyakit di lingkungan masyarakat.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU