NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Sebanyak 90 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari Kabupaten Sukabumi, Bogor, dan Cianjur mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) SAGARATNA SAJAMTAMA (Satlinmas Tanggap Darurat Bencana Satu Jam Pertama) yang diselenggarakan oleh Satpol PP Provinsi Jawa Barat di kawasan Selabintana, Kabupaten Sukabumi, pada 2–3 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan anggota Satlinmas dalam menghadapi potensi bencana, khususnya pada fase awal penanganan yang dinilai sangat menentukan keselamatan korban.
Bimtek dibuka langsung oleh Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Tulus Arifan, yang didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Deni Yudono. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Materi yang diberikan meliputi penanganan tanggap darurat, teknik evakuasi, pertolongan pertama, serta langkah cepat yang harus dilakukan saat menghadapi situasi bencana di lapangan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Deni Yudono, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran Satlinmas sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat saat terjadi situasi darurat.
Menurutnya, satu jam pertama saat bencana terjadi merupakan waktu yang sangat penting dalam proses penyelamatan korban sehingga diperlukan personel yang memiliki kesiapan, keterampilan, dan kemampuan bertindak cepat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Satlinmas memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memberikan respons awal, sehingga dapat membantu meminimalkan dampak bencana serta meningkatkan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antarwilayah dan antarinstansi dalam membangun sistem penanganan bencana yang lebih efektif dan terkoordinasi
(Ismet)


