NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Pemerintah Kelurahan Palabuhanratu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas UMKM Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Dakwah Wihdatul Ummah, Palabuhanratu, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha di wilayah Kelurahan Palabuhanratu. Selain menjadi ajang peningkatan pengetahuan dan keterampilan, pelatihan ini juga bertujuan memperkuat daya saing usaha agar mampu berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Untuk memberikan materi yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha, panitia menghadirkan narasumber dari UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, yakni Kasubag UPTD PLUT DKUKM Imas Mediawati. Materi juga disampaikan oleh Wildi Abdicahyani dari Dinas Koperasi Kabupaten Sukabumi.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Camat Palabuhanratu, Sutopo, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah strategis mengingat Kelurahan Palabuhanratu memiliki jumlah pelaku usaha yang cukup banyak dan beragam.
Menurutnya, melalui kegiatan ini pemerintah dapat lebih mudah memetakan potensi sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi para pelaku UMKM sehingga program pembinaan ke depan dapat lebih tepat sasaran.
"Kegiatan ini sangat penting agar kita dapat memetakan, mengidentifikasi, serta memfasilitasi setiap kebutuhan, kendala, hingga potensi kemajuan yang dialami oleh para pelaku UMKM di wilayah kita," ujarnya.
Sutopo juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menjadikan UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pelaku usaha perlu memiliki kemampuan berinovasi dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
"Kami ingin memastikan tidak ada pelaku usaha yang tertinggal. Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun mental wirausaha yang tangguh, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha adalah kunci kemajuan ekonomi kita," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Palabuhanratu, Karno Prianto, S.IP., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan nyata pemerintah kelurahan terhadap masyarakat yang menjalankan usaha.
Menurutnya, selain meningkatkan kemampuan manajemen usaha, para pelaku UMKM juga didorong agar memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang pemasaran sehingga usahanya dapat berkembang secara berkelanjutan.
"Kami ingin memastikan setiap pelaku usaha di sini memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni, manajemen yang rapi, dan akses pengembangan pasar yang lebih luas. Harapannya, UMKM lokal tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan bersaing," ungkapnya.
Salah seorang peserta, Ningsih, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usahanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar para pelaku UMKM semakin siap menghadapi persaingan usaha.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kelurahan Palabuhanratu berharap mampu menciptakan UMKM yang lebih mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Palabuhanratu.
(Ismet)



