NUSANTARANEWS | SUKABUMI – SMK Terpadu Nurul Qur'an, Kabupaten Sukabumi, resmi melantik kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026-2027 melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS (LDKO). Acara yang berlangsung di kawasan wisata Puncak Robin, Cikakak, Sabtu (26/9/2026), ini tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan komunikasi publik.
Salah satu poin utama dalam agenda LDKO tahun ini adalah sesi materi Public Speaking yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Redaksi Media KASUS.WEB.ID (Kasus News), Hahan Suhandi, S.IP. Kehadiran praktisi media ini memberikan perspektif baru bagi para calon pemimpin siswa mengenai urgensi berkomunikasi di era digital.
Para peserta terlihat antusias menyimak pemaparan materi. Hahan Suhandi, yang akrab disapa Hans, menyatakan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan sekolah merupakan wujud sinergitas antara institusi pendidikan dan media.
"Kehadiran kami di sini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk sinergitas antara satuan pendidikan dengan media. Selain itu, ini juga merupakan bagian dari fungsi media yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda," ujar Hans di hadapan para peserta.
Hans menambahkan, kemampuan public speaking adalah modal dasar bagi seorang pemimpin OSIS. Ia menekankan bahwa seorang ketua OSIS harus mampu menyampaikan gagasan dengan jelas, persuasif, dan bertanggung jawab, terutama ketika menjadi corong aspirasi siswa di hadapan pihak sekolah maupun masyarakat luas.
Sementara itu, Pembina OSIS SMK Terpadu Nurul Qur'an, Ruslan Abdurahman, S.E., Gr., menilai kehadiran praktisi media sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia peserta didik. Menurutnya, kolaborasi dengan praktisi media dapat membuka wawasan siswa terhadap dinamika informasi masa kini.
Ruslan menambahkan, sekolah berkomitmen untuk terus menghadirkan pembicara yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan zaman. Tujuannya, agar lulusan SMK Terpadu Nurul Qur'an tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill yang mumpuni.
Ia pun berharap, kepengurusan OSIS periode 2026-2027 dapat menerapkan ilmu yang didapat selama LDKO, khususnya dalam hal integritas dan komunikasi, sehingga dapat menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah.
Di tempat yang sama, Ketua OSIS terpilih periode 2026-2027, Abdul Rohim, mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diembannya. Ia menilai materi dari Hans sangat membuka wawasannya tentang pentingnya membangun citra positif melalui cara berbicara yang baik.
"Materi dari Pak Hans sangat inspiratif. Saya jadi sadar bahwa memimpin itu bukan hanya memberi perintah, tapi juga bagaimana kita bisa didengar dan dipahami oleh teman-teman lainnya," ungkap Abdul Rohim.
Ia berharap, kepengurusannya kelak dapat menjalankan program kerja yang transparan dan komunikatif. Bekal ilmu kepemimpinan dan public speaking dari pelatihan ini, menurutnya, akan membantunya menjembatani aspirasi siswa dengan lebih efektif.
Rangkaian kegiatan LDKO dan pelantikan OSIS ini ditutup dengan komitmen bersama untuk memajukan SMK Terpadu Nurul Qur'an melalui peran aktif organisasi siswa.
(Ismet)



