NUSANTARANEWS | BANDUNG — Memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat resmi meluncurkan dua inovasi digital guna meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus pengamanan di jalan raya. Dua aplikasi internal tersebut bernama Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek, yang diperkenalkan saat acara syukuran di Aula Ditlantas Polda Jabar.
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol. Reydian Kokrosono, menjelaskan terobosan ini dibuat agar setiap tindakan kepolisian di lapangan berjalan lebih cepat, taktis, dan responsif. "Aplikasi internal ini mendukung kinerja kita ke depan, sehingga tindakan kita di tengah lapangan benar-benar responsif dan lebih cepat," ujarnya.
Aplikasi pertama, Jawara Lalu Lintas, dirancang untuk manajemen operasional lalu lintas secara terintegrasi, terhubung langsung dengan Pusat Manajemen Lalu Lintas Daerah serta perangkat para Kepala Satuan Lalu Lintas di seluruh wilayah hukum Polda Jabar. Sistem ini memungkinkan kerja sama langsung dengan berbagai pihak terkait demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Jawa Barat.
Sementara itu, aplikasi kedua E-Ramcek mendigitalisasi pemeriksaan kelaikan kendaraan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. "Selama ini ramp check sudah kita laksanakan, tapi masih manual, belum terdata, dan tidak punya data lengkap untuk evaluasi. Dengan E-Ramcek, ke depan setiap pemeriksaan sudah memiliki riwayat data kendaraan tersebut," jelas Kombes Pol. Reydian.
Pengembangan sistem ini dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan. Sistem ini menampilkan status kelayakan kendaraan secara transparan, mulai dari kendaraan tidak layak jalan, yang boleh beroperasi dengan perbaikan, hingga kendaraan dalam kondisi sangat baik.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menegaskan tujuan peluncuran ini: "Tujuan akhirnya, kita ingin menjamin keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi para sopir, angkutan umum, serta kendaraan-kendaraan besar yang beroperasi di wilayah Jawa Barat."
(Endi Kusnadi)


