• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Dukung Dapur Umum TNI-Polri, Kapolres Gowa Tabur Bibit Ikan Lele

    SuaraSulawesi.com
    Minggu, 03 Mei 2020, 12:25 WIB Last Updated 2020-05-03T05:25:33Z

    JBN NEWS ■ Sebagai bentuk dukungan untuk dapur umum yang didirikan TNI-Polri di Polres Gowa, Kapolres Gowa AKBP Boy F.S Samola, SIK., MH tabur bibit benih ikan lele di keramba milik warga yang tak digunakan disekitaran bantaran sungai Je'neberang, Kabupaten Gowa, pada Sabtu (2/4/2020).

    Adapun bibit benih Ikan lele yang ditabur sebanyak 7000 ekor dan penaburan bibit ikan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Pallangga IPTU Nasruddin SH.,MH dan Kasubbag Dalgar Bagren AKP Hendra.

    Kapolres Gowa AKBP Boy F.S Samola, SIK.,MH mengatakan ini salah satu kegiatan Polres Gowa bekerjasama dengan TNI untuk memanfaatkan karamba warga yang tidak digunakan, maka dari itu kami pinjam pakai.

    "Untuk mendukung dapur umum TNI-Polri, maka dari itu kita pinjam pakai karamba milik warga yang tidak digunakan dan kemudian kita tabur benih ikan lele sejumlah 7000 Ekor," kata Kapolres ditengah-tengah kegiatan tersebut.

    Kapolres mengatakan budiddaya ikan lele tersebut diperuntukkan untuk membantu warga kurang mampu atau prasejahtera lewat dapur umum yang telah didirikan sejak 3 minggu yang lalu.

    "Harapan kami kedepan apabila sudah besar bisa kita panen untuk kebutuhan dapur umum yang telah didirikan TNI-Polri semenjak sudah 3 Minggu lalu sehingga bisa memberi makan warga yang kurang mampu," ungkap Kapolres.

    Disamping ternak budidaya lele ini, lanjutnya, kami juga ada memanfaatkan kandang ayam jadi kami lepas sebanyak 1000 bibit ayam potong dengan harapan juga hasilnya kita gunakan untuk mendukung logistik di dapur umum TNI-Polri

    "Tujuan kita mendirikan dapur umum TNI-Polri yaitu untuk membantu masyarakat sepanjang adanya wabah Covid-19 khususnya di Kabupaten Gowa. Kemudian Kalau ikan lele ini sekitar 2 setengah bulan sampai 3 bulan, tapi kalau ayam potong itu tiga minggu sampai empat minggu itu kita bisa panen," terangnya.

    "Kita berharap wabah ini akan segera berlalu, tetapi untuk antisipasi apa salahnya kita kerinovasi untuk upaya antisipasi apabila wabah ini tetap berkepanjangan," tambahnya.

    ■ YP/JBN

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU