• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Pemerintah Pekerjaan Umum Gelar Rapat PCM Terkait Dana DAK di Kabupaten Sukabumi

    NUSANTARA NEWS
    Kamis, 30 Mei 2024, 22:13 WIB Last Updated 2024-05-30T15:21:31Z

     


    SUKABUMI - NUSANTARANEWS -  Pemerintah Pekerjaan Umum (PU) mengadakan rapat Persiapan Pelaksanaan Konstruksi (PCM) yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bidang irigasi dan binamarga. Rapat ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait dan berlangsung di Gedung PU Kabupaten Sukabumi. Kamis (30/05/2024)


    Kepala Dinas PU, Dede Rukaya, menjelaskan bahwa total anggaran DAK mencapai 29,4 miliar rupiah. Dari jumlah tersebut, kontrak yang sudah ditandatangani sebesar 28,4 miliar rupiah, yang terdiri dari 7 paket kegiatan: 4 paket di bidang Bina Marga dan 3 paket di bidang irigasi. Selain itu, jasa konsultan yang dianggarkan sebesar 800 juta rupiah telah dikontrak sebesar 779,3 juta rupiah untuk 7 paket kegiatan konsultan.


    Untuk bidang irigasi, ada tiga lokasi yang mendapatkan dana, yaitu Irigasi Bantar Henca Tonjong di Kecamatan Pelabuhanratu, Irigasi Citaman di Kecamatan Cidahu, dan Irigasi GGB di Kecamatan Waluran. Sementara itu, bidang Bina Marga mencakup 3 paket kegiatan di Kecamatan Pelabuhanratu dan 1 paket di Kecamatan Jampang Tengah.


    "Kontrak telah ditandatangani pada 29 Mei 2024, dan waktu pelaksanaan bervariasi. Untuk irigasi, pelaksanaannya selama 180 hari, sedangkan untuk jalan ada yang 90 hari dan 120 hari. Jalan Bojong Jengkol Nyiramantana, karena panjangnya lebih dari 5 kilometer, memerlukan waktu 4 bulan untuk penyelesaian," ujar Dede Rukaya.



    Dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan, tidak boleh ada perubahan lokasi agar tidak mengganggu sistem perencanaan dan pencairan di pusat. Proses pencairan dana DAK dimulai setelah kontrak ditandatangani, dengan tahapan pertama sebesar 30%, tahap kedua 40%, dan tahap ketiga 30%. Pencairan dana ke penyedia akan dilakukan sesuai dengan progres pekerjaan yang dihasilkan.


    Proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme lelang, dan hasilnya telah disampaikan oleh PPK dengan penyedia berasal dari Sukabumi. "Alhamdulillah, identitas penyedianya memang semuanya asli daerah Sukabumi," tutup Dede Rukaya.

    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU