• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    H. Zulkifli Chaniago Sosialisasikan Perda Kewirausahaan, Dorong Ekonomi Desa di Cijeruk

    NUSANTARA NEWS
    Jumat, 12 September 2025, 12.16.00 WIB Last Updated 2025-09-12T14:29:32Z

    NUSANTARANEWS | SUMEDANG - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifli Chaniago, B.E., menggelar kegiatan penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Tahun Anggaran 2024–2025 di Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Acara yang berlangsung pada Jum'at, 12 September 2025 ini menyasar wilayah Daerah Pemilihan Jawa Barat XI, yang meliputi Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang.

     

    Kegiatan ini merupakan bagian integral dari tugas pokok anggota legislatif untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat terkait aturan daerah yang telah ditetapkan bersama pemerintah provinsi. Dalam sambutannya, H. Zulkifli menegaskan pentingnya tiga fungsi utama DPRD, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan, dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

     

    Ia menjelaskan bahwa Perda tentang kewirausahaan daerah hadir sebagai pedoman bagi pemerintah provinsi untuk menumbuhkan usaha-usaha kreatif dan inovatif di tingkat lokal. Perda ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi desa melalui fasilitasi perizinan, sertifikasi produk, hingga pemberian insentif modal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, H. Zulkifli juga menyoroti isu pemekaran daerah, pembangunan infrastruktur, serta pentingnya menjaga potensi budaya dan tradisi lokal yang kaya.

     

    Kepala Desa Cijeruk, Bastaman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran H. Zulkifli Chaniago bersama para tokoh masyarakat, RT, RW, kader, dan unsur desa lainnya. Bastaman menegaskan pentingnya disiplin dalam penyelenggaraan acara serta menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak desa.

     

    “Kami berharap adanya perhatian lebih, terutama untuk pembangunan jalan sepanjang 420 meter di wilayah Cadas Pangeran dan perbaikan akses Pasir Biru yang terkendala anggaran, mengingat sebagian besar Dana Desa dialihkan untuk ketahanan pangan,” ungkap Bastaman.

     

    Dengan jumlah penduduk sekitar 5.300 jiwa yang tersebar di 12 RW dan 42 RT di wilayah perbukitan, Bastaman menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan vital agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal. Ia menegaskan, masyarakat siap bersinergi dengan pemerintah provinsi dan DPRD untuk mewujudkan kemajuan desa.

     

    Sementara itu, H. Zulkifli juga menekankan pentingnya kehadiran anggota dewan di tengah masyarakat sebagai wujud nyata komitmen memperjuangkan aspirasi, sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan masukan. “Dengan jumlah penduduk Jawa Barat yang terus meningkat, diperlukan kebijakan yang tepat agar pembangunan berjalan merata,” ujarnya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun ekonomi berbasis gotong royong dan nilai kebersamaan, sehingga sinergi antara pemerintah daerah, wakil rakyat, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Jawa Barat yang maju dan berdaya saing.


    (Endi Kusnadi)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU