• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Palabuhanratu Mulai Naik Jelang Ramadhan

    NUSANTARA NEWS
    Kamis, 12 Februari 2026, 12.02.00 WIB Last Updated 2026-02-12T05:02:37Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Palabuhanratu mulai mengalami kenaikan. Hal tersebut disampaikan Maulana, UPT Pasar Palabuhanratu sekaligus Enumerator Pencatat Harga Bapokting, saat ditemui di lokasi pada Kamis (12/2/2026).


    Maulana mengatakan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dalam sepekan terakhir. Untuk ayam broiler, yang sebelumnya berada di angka Rp41 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp43 ribu per kilogram.


    "Untuk ayam broiler minggu kemarin masih di angka Rp41 ribu, sekarang sudah menjadi Rp43 ribu per kilogram," ujarnya.


    Selain itu, harga cabai keriting juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp35 ribu per kilogram, kini menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan.


    "Alhamdulillah untuk minyak goreng masih normal, belum ada peningkatan harga. Insyaallah dari tim Bulog juga sudah menata ulang para pedagang, sehingga kebutuhan di Pasar Palabuhanratu bisa terakomodir dengan baik," tambahnya.


    Lebih lanjut, Maulana menjelaskan bahwa menjelang Ramadhan dan tradisi Munggahan, permintaan sejumlah kebutuhan pokok mulai meningkat. Kebutuhan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, seperti daging, cabai, bawang, dan bahan pokok lainnya mengalami lonjakan permintaan.


    Pihak UPT Pasar juga telah turun langsung ke lapangan untuk menemui para pedagang guna memantau perkembangan harga. Berdasarkan keterangan pedagang, puncak kenaikan harga diperkirakan akan terjadi menjelang Munggahan.


    "Diprediksi untuk harga ayam bisa mencapai Rp50 ribu per kilogram saat puncak Munggahan. Namun, kami masih terus memantau perkembangannya, apakah kenaikan ini akan bertahan atau masih ada kemungkinan kenaikan kembali," jelasnya.


    Pihak pengelola pasar memastikan akan terus melakukan pemantauan harga guna menjaga stabilitas dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU

    SULTENG

    +