NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Pergantian kepemimpinan di wilayah Kecamatan Palabuhanratu mendapat sambutan positif dari jajaran kelurahan setempat. Dalam kegiatan pisah sambut Camat Palabuhanratu yang digelar di kawasan wisata Pantai Batu Bintang pada Jumat (10/4/2026), Lurah Palabuhanratu Yadi Supriadi menilai rotasi jabatan ini sebagai langkah strategis dalam penguatan tata kelola pemerintahan daerah.
Menurut Yadi, penunjukan mantan Camat Palabuhanratu Deni Yudono ke posisi baru sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sukabumi merupakan bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kinerja dan pengabdiannya selama ini.
Ia menyebutkan, rotasi tersebut bukan hanya sekadar pergantian jabatan, tetapi juga bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kabupaten.
"Ini sebuah kebanggaan karena beliau mendapat amanah yang lebih tinggi di level kabupaten. Tentu kami mengapresiasi dan mendoakan kesuksesan di tempat tugas yang baru," ujar Yadi.
Pada kesempatan yang sama, Yadi juga menyambut kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Camat Palabuhanratu yang baru, Sutopo, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Cikakak. Ia berharap transisi kepemimpinan ini dapat berjalan lancar dan membawa energi baru bagi wilayah Palabuhanratu.
Yadi menilai Palabuhanratu memiliki karakter wilayah yang cukup kompleks dengan berbagai tantangan, mulai dari persoalan pertanahan hingga dinamika sosial masyarakat pesisir. Karena itu, diperlukan pendekatan kepemimpinan yang adaptif serta mengedepankan kearifan lokal.
"Wilayah ini memiliki banyak tantangan yang harus diselesaikan bersama. Diperlukan komunikasi yang baik dengan masyarakat agar setiap persoalan bisa ditangani secara bijak," katanya.
Selain aspek pemerintahan, Yadi juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi lokal, khususnya sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif yang berbasis potensi pesisir. Ia menekankan perlunya penguatan identitas daerah melalui komoditas unggulan seperti ikan layur yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.
Menurutnya, pengembangan ikon daerah tersebut dapat menjadi daya dorong bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat jika dikelola dengan baik dan dipromosikan secara berkelanjutan.
"Potensi perikanan dan kuliner di Palabuhanratu sangat besar. Ini perlu didorong agar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah kecamatan dan media, untuk bersama-sama memperkuat publikasi potensi daerah agar UMKM di Palabuhanratu semakin berkembang dan berdaya saing.
(Ismet)



