NUSANTARANEWS | JAKARTA – Pengurus Pusat Kelompok Perempuan Partai Golkar (PPKPPG) kembali membuka wawasan dan memperluas jejaring kerja sama tingkat internasional. Hal ini ditandai dengan diterimanya kunjungan kerja resmi dari delegasi Partai Binaan Rakyat Singapura pada hari Rabu, 18 Mei 2022 lalu. Kedatangan rombongan dari negara tetangga ini menjadi momen istimewa untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, serta melakukan kajian mendalam melalui studi komparatif yang konstruktif dan penuh persahabatan.
Kunjungan kerja dan diskusi strategis ini berlangsung hangat dan produktif, dihadiri oleh jajaran pimpinan serta para Ketua Bidang di lingkungan PPKPPG. Sebagai tuan rumah, Wakil Bendahara Umum PPKPPG, Sonia Sugian, secara khusus ditugaskan untuk memimpin dan menyambut langsung kedatangan delegasi perempuan Singapura tersebut. Dalam pertemuan yang berlangsung intens dan penuh semangat ini, kedua belah pihak mendalami berbagai program unggulan, kebijakan pemberdayaan, hingga dinamika peran perempuan dalam organisasi maupun kehidupan berbangsa dan bernegara di masing-masing negara.
Sonia Sugian menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis yang sangat berharga, di mana nilai-nilai persaudaraan dan kemajuan perempuan menjadi landasan utama. Ia menuturkan, momen kebersamaan ini bukan sekadar pertukaran informasi, melainkan jembatan pembelajaran yang saling menguatkan antara Indonesia dan Singapura.
"Pada hari kemarin, 18 Mei 2022, saya bersama pimpinan serta para ketua bidang Pengurus Pusat PKPPG, alhamdulillah, menerima kunjungan kerja dari Partai Binaan Rakyat Singapura. Dalam kesempatan tersebut, kami mengadakan studi komparatif dan berbagi pengalaman atau sharing program. Saya, sebagai salah satu Wakil Bendahara Umum di PPKPPG, mendapat amanah dan kebanggaan besar untuk menerima kunjungan yang sangat berharga ini," ungkap Sonia Sugian dengan penuh rasa syukur dan antusias.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa diskusi yang terjalin sangat mendalam dan luas. Berbagai topik mengenai pemberdayaan, peran strategis perempuan di berbagai sektor, hingga tantangan dan peluang yang dihadapi telah dibahas bersama. Pertukaran pandangan ini diyakini akan menjadi modal berharga bagi kedua belah pihak untuk menyusun langkah kerja yang lebih maju dan inklusif ke depannya.
"Tentunya kami juga berdiskusi bersama para perempuan hebat dari Partai Binaan Rakyat Singapura mengenai berbagai program kerja yang telah dijalankan, serta hasil studi komparatif yang kami bahas bersama. Insya Allah, seluruh pembahasan, masukan, dan ide-ide brilian yang terlahir dari pertemuan ini akan memberikan manfaat yang sangat besar, baik bagi kami dari Indonesia maupun bagi rekan-rekan dari Singapura. Semua ini akan menjadi bahan perbandingan terbaik dan pembelajaran berharga untuk kemajuan organisasi dan peran perempuan di kedua negara," tambahnya.
Dokumen hasil pembahasan dan talking points yang disepakati dalam pertemuan tersebut juga telah dirangkum secara rinci, mencakup dinamika organisasi, kerangka konseptual, data keterwakilan perempuan dalam politik, hingga peluang kerja sama ke depannya. Hal ini menjadi bukti keseriusan kedua pihak dalam menjadikan pertemuan ini sebagai titik tolak kemitraan yang lebih kokoh dan bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, PPKPPG semakin menegaskan posisinya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya aktif di tingkat nasional, tetapi juga memiliki wawasan luas dan kemampuan bersanding sejajar dengan organisasi serupa di tingkat internasional. Harapannya, sinergi yang telah terjalin ini akan terus dipelihara dan dikembangkan, demi mewujudkan peran perempuan yang semakin kuat, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara, baik di Indonesia maupun di Singapura.
(Endi Kusnadi)


