NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Program revitalisasi SD Negeri 2 Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, yang didanai melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI terus menunjukkan progres positif. Hingga akhir pekan ketiga Juli 2026, pembangunan telah mencapai sekitar 45 persen.
Revitalisasi tersebut merupakan bagian dari Program Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Pekerjaan dikelola langsung oleh Panitia Pembangunan SD Negeri 2 Sampora dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Nilai bantuan pemerintah untuk proyek ini mencapai Rp1.021.699.111. Anggaran tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah agar tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan konstruksi telah memasuki tahap pembangunan kolom, pemasangan atap, serta pengadaan berbagai material pendukung. Seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap sesuai rencana pelaksanaan pembangunan.
Kepala SD Negeri 2 Sampora, Hj. Erni Maryani, S.Pd., saat ditemui pada Kamis (23/7/2026), mengatakan revitalisasi ini menjadi harapan besar bagi seluruh warga sekolah.
"Alhamdulillah proses pembangunan berjalan dengan baik dan saat ini progresnya terus meningkat. Kami berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga para siswa nantinya bisa belajar di ruang kelas yang lebih aman, nyaman, dan representatif. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan kepada SD Negeri 2 Sampora," ujarnya.
Di sisi lain, pembangunan tersebut juga mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat sekaligus pegiat kontrol sosial, Pepen Supendi yang akrab disapa Pepen Cobra.
Menurutnya, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan telah berjalan sesuai ketentuan dan memperhatikan kualitas pelaksanaan.
"Saya mengapresiasi adanya program revitalisasi ini. Setelah turun langsung ke lokasi, saya melihat pekerjaan berjalan dengan baik, sesuai tahapan, material yang digunakan juga sesuai spesifikasi, dan proses pengerjaannya terlihat cukup rapi. Mudah-mudahan pembangunan ini selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh para siswa dan masyarakat," ungkap Pepen.
Ia berharap seluruh proses pembangunan terus diawasi agar kualitas bangunan tetap terjaga hingga proyek selesai, sehingga tujuan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana sekolah yang layak dapat benar-benar terwujud.
(Ismet)


