NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Pembangunan Kantor Kecamatan Surade dan Kecamatan Ciracap dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi representasi identitas budaya lokal Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi.
Menurut Sendi, konsep arsitektur yang diterapkan pada kedua gedung tersebut mengangkat ciri khas kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Desain itu dipilih sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan bangunan yang memiliki nilai fungsional sekaligus mencerminkan karakter dan kekayaan budaya daerah.
Ia menjelaskan, kantor kecamatan yang dibangun nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi ikon yang memperkuat identitas wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
"Desain bangunan mengusung arsitektur khas lokal yang merepresentasikan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Kami ingin kantor kecamatan ini tidak hanya menjadi tempat pelayanan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol identitas daerah," kata Sendi.
Selain mengedepankan unsur budaya, pembangunan kedua kantor tersebut juga memperhatikan aspek kenyamanan dan efektivitas pelayanan. Dengan fasilitas yang lebih representatif, diharapkan aparatur kecamatan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, optimal, dan profesional kepada masyarakat.
Sendi menambahkan, pembangunan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur pemerintahan, khususnya di wilayah selatan.
Melalui konsep arsitektur yang memadukan fungsi, estetika, dan kearifan lokal, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap Kantor Kecamatan Surade dan Kecamatan Ciracap dapat menjadi bangunan yang membanggakan sekaligus memperkuat citra Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sebagai identitas daerah.
(Ismet)


