NUSANTARANEWS | JAYAWIJAYA — Aksi gangguan tembakan terjadi di sekitar belakang Kantor Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (17/8/2026) pagi. Dua kali tembakan dilaporkan diarahkan ke Kantor Polsek Kimbim oleh kelompok bersenjata yang dalam laporan aparat disebut sebagai Kelompok OPM Front Bersenjata (Lid).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 WIT. Tembakan diduga berasal dari arah belakang Kantor Distrik Asologaima dan mengarah ke Kantor Polsek Kimbim.
Mendapat serangan tersebut, personel Polsek Kimbim yang mendapat dukungan personel Brimob Kompi IV Batalyon B Wamena kemudian melakukan tembakan balasan sebanyak 10 kali.
Sekitar pukul 06.20 WIT, tidak terdengar lagi balasan tembakan dari kelompok bersenjata. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Hingga pukul 07.30 WIT, personel Polsek Kimbim bersama Satgas Yonif 725/WRG dan Koramil 1702-02/Asologaima melakukan siaga serta pengamanan di sekitar lokasi.
Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat kerugian personel. Sementara itu, sebanyak 10 butir munisi milik personel Polsek Kimbim dan Brimob Kompi IV Batalyon B Wamena dilaporkan terpakai dalam tindakan balasan.
Berdasarkan laporan aparat, aksi gangguan tembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata yang disebut sebagai OPM Kodap III Ndugama (Lid). Aksi itu diduga bertujuan mengganggu personel serta fasilitas pemerintahan di wilayah Distrik Asologaima.
Lokasi kejadian dilaporkan berjarak sekitar 27 kilometer dari lokasi pelaksanaan upacara pokok peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Wamena. Aparat menduga aksi tersebut berkaitan dengan upaya menunjukkan eksistensi kelompok sekaligus mengganggu stabilitas keamanan selama rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Pasca kejadian, situasi di sekitar lokasi dilaporkan masih rawan namun terkendali. Aparat keamanan wilayah bersama personel satuan tugas tetap disiagakan di sejumlah titik di sekitar Distrik Asologaima.
Personel juga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan susulan.
Hingga berita ini ditulis, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat aksi gangguan tembakan tersebut. Aparat keamanan masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah Asologaima.
(Adhy Rizal P)
(Editor: Ismet)


