• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Dukung Transportasi Publik, Pemkab Sumedang Alokasikan Rp1,2 Miliar Lebih untuk Subsidi BRT

    NUSANTARA NEWS
    Minggu, 13 September 2026, 00.24.00 WIB Last Updated 2026-09-12T17:24:25Z

     


    NUSANTARANEWS | SUMEDANG — Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan anggaran lebih dari Rp1,2 miliar untuk subsidi operasional layanan Bandung Rapid Transit (BRT). Alokasi anggaran tersebut diajukan langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, kepada DPRD Kabupaten Sumedang dalam rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026.

     

    Pengajuan alokasi subsidi ini menyusul penandatanganan Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain (KSDD) terkait penyediaan Public Service Obligation (PSO) untuk layanan BRT Cekungan Bandung yang dilakukan pada Juli lalu di Bandung.

     

    "Sumedang telah menandatangani KSDD terkait penyediaan Public Service Obligation (PSO) untuk layanan BRT Cekungan Bandung. Kami sudah mengalokasikannya dalam RAPBD Perubahan 2026 yang telah diajukan ke DPRD," ungkap Bupati Dony Ahmad Munir saat ditemui, Jumat (11/9/2026).

     

    Kawasan Jatinangor yang merupakan etalase Sumedang sekaligus pusat pendidikan tinggi, kini resmi masuk dalam wilayah jangkauan layanan BRT. Kehadiran transportasi massal ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam melakukan mobilitas perjalanan, menyediakan transportasi publik yang lebih baik, serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

     

    Pembangunan BRT Cekungan Bandung merupakan bagian dari Indonesia Mass Transit Project (MASTRAN) yang didukung oleh Pemerintah Indonesia, Bank Dunia (World Bank), dan Agence Française de Développement (AFD). Secara keseluruhan, proyek tersebut mencakup pembangunan 6 depo BRT, 719 halte off-corridor, 34 halte on-corridor, jalur khusus BRT sepanjang 21 kilometer, serta sistem ITS metropolitan. Total nilai pembiayaan proyek mencapai 264 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp3,8 triliun, sedangkan pembangunan infrastruktur BRT di kawasan Cekungan Bandung memiliki nilai investasi sekitar Rp1,3 triliun.

     

    Transportasi publik modern merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi bagian dari upaya membangun kota yang lebih tertata serta ramah lingkungan. Pemerintah Kabupaten Sumedang menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan sistem transportasi massal yang terintegrasi di Bandung Raya. Kehadiran BRT diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan di kawasan metropolitan, termasuk Kabupaten Sumedang.


    (Endi Kusnadi)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU