NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi melakukan pengamanan dan pengawalan Bupati Sukabumi dalam kegiatan pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2026-2031.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Bazul Asyhab, Kompleks Pusbangdai Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib dan kondusif.
Personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi telah berada di lokasi sejak pagi. Mereka melakukan persiapan pengamanan sekaligus memastikan kondisi di sekitar area kegiatan tetap aman sebelum kedatangan para tamu undangan.
Bupati Sukabumi bersama Wakil Bupati Sukabumi tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 WIB. Kedatangan kepala daerah kemudian dilanjutkan dengan agenda menuju ruang transit di Kantor MUI Kabupaten Sukabumi.
Sekitar pukul 10.15 WIB, Bupati Sukabumi bersama unsur Forkopimda memasuki aula Pusbangdai. Selanjutnya, prosesi pengukuhan Pengurus MUI Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2026-2031 dimulai sekitar pukul 10.20 WIB.
Dalam agenda tersebut, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Polres Sukabumi, Danyon 310/Kidang Kencana, para ketua MUI tingkat kecamatan se-Kabupaten Sukabumi serta jajaran Forkopimcam Cikembar.
Pada prosesi utama, H. Fatahilah Nadiri resmi dikukuhkan sebagai Ketua MUI Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2026-2031. Setelah pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Sukabumi.
Seluruh rangkaian acara berlangsung hingga sekitar pukul 11.45 WIB. Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.55 WIB.
Personel Satpol PP tetap melakukan pengamanan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dan kondisi lokasi dipastikan kembali kondusif.
Dari awal hingga berakhirnya kegiatan, situasi dilaporkan berlangsung aman, tertib, lancar dan terkendali. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya Satpol PP Kabupaten Sukabumi dalam mendukung kelancaran kegiatan pemerintahan maupun kegiatan keagamaan yang melibatkan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
(Ismet)


