• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir Raih Grand Baznas Award 2026, Bukti Komitmen Pengelolaan Zakat yang Transparan dan Berdampak

    NUSANTARA NEWS
    Jumat, 16 Oktober 2026, 21.06.00 WIB Last Updated 2026-10-16T14:06:44Z

     


    NUSANTARANEWS | JAKARTA — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Sumedang. Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, baru saja meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Grand Baznas Award 2026 untuk kategori Bupati Pendukung Zakat Terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Bidang Organisasi dan Pembinaan Daerah Baznas RI, Saidah Sakwan, kepada Bupati Dony di Grand Mercure Jakarta, pada Kamis (15/10/2026).

     

    Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tinggi atas dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkuat ekosistem zakat daerah, serta mendorong pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

     


    Penghargaan sebagai Motivasi Berbuat Lebih Baik

     

    Menyambut penghargaan ini, Bupati Dony menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Baginya, apresiasi ini bukan sekadar trofi semata, melainkan kehormatan sekaligus motivasi kuat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk terus memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

     

    "Ini sebuah kehormatan, kebanggaan, dan motivasi tersendiri bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan zakat di Sumedang. Kolaborasi ini terutama untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, kemudian mendistribusikannya agar bermuara pada pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati Dony.

     

    Ia menegaskan, zakat adalah instrumen penting yang menghadirkan kehadiran negara di tengah masyarakat — membantu mereka yang membutuhkan dan memperkuat kemandirian ekonomi umat.

     

     

     

    Sistem Elektronik: Kunci Transparansi dan Kepercayaan

     

    Salah satu langkah strategis yang telah dijalankan Pemkab Sumedang adalah penerapan sistem pengelolaan zakat berbasis elektronik. Sistem ini memungkinkan setiap aliran dana dapat dipantau secara jelas oleh publik.

     

    "Dengan sistem elektronik, kita bisa melihat secara transparan berapa yang masuk, berapa yang keluar, dan untuk apa penggunaannya. Ketika pengelolaan dilakukan dengan baik dan transparan, akan muncul kepercayaan publik," jelasnya.

     

    Kepercayaan masyarakat, kata Bupati Dony, adalah modal terbesar untuk mendorong partisipasi warga dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang terpercaya. Semakin profesional pengelolaannya, semakin besar pula potensi zakat yang dapat dihimpun dan disalurkan kepada yang berhak.

     

     

     

    Perda dan Dukungan APBD, Hasilkan Angka Fantastis

     

    Pemkab Sumedang telah memiliki landasan hukum berupa Peraturan Daerah yang mendukung pengelolaan zakat secara berkelanjutan. Tak hanya itu, dukungan anggaran dari APBD sebesar Rp1,1 miliar ternyata mampu mendorong pengelolaan zakat yang menghasilkan angka yang mengesankan, yaitu penghimpunan dana zakat yang mendekati Rp50 miliar.

     

    Capaian ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pengelolaan zakat yang optimal. Rincian lengkap mengenai sumber dan penggunaan dana zakat ini dapat dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak Baznas Kabupaten Sumedang.

     

    Bupati Dony berharap Baznas senantiasa menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat, serta terus berinovasi dalam pelayanannya.

     

    "Kalau Baznas sudah terpercaya, saya yakin masyarakat akan datang dengan kesadaran sendiri untuk menunaikan zakat. Karena itu, kepercayaan harus terus dijaga melalui pengelolaan yang baik, transparan, dan memberikan manfaat nyata," tuturnya.

     

     

     

    Dukungan dan Harapan Nasional

     

    Sementara itu, Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun Baznas sebagai lembaga yang diingat, dipercaya, mudah dijangkau, dicintai, dan dibanggakan oleh masyarakat luas.

     

    Melalui Grand Baznas Award 2026, Baznas RI memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi nyata dalam memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Penghargaan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara pemerintah, Baznas, lembaga amil zakat, serta para muzaki, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

     

    (Endi Kusnadi)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU