NUSANTARANEWS | SUKABUMI - Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Alun-alun Palabuhanratu, Senin (5/10/2026). Upacara dipimpin Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo.
Upacara dihadiri Bupati Sukabumi H Asep Japar, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta organisasi kemasyarakatan.
Peringatan HUT ke-81 TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menegaskan bahwa kemanunggalan dan kepercayaan rakyat menjadi kekuatan utama TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Dandim menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan geopolitik, disrupsi teknologi hingga ancaman hibrida.
Karena itu, TNI dituntut terus memperkuat budaya pengabdian PRIMA, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Nilai tersebut menjadi landasan bagi prajurit dalam meningkatkan kemampuan, membangun sinergi lintas sektor, serta menyesuaikan diri dengan perkembangan ancaman.
Panglima TNI juga menekankan empat hal kepada seluruh personel, yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjaga soliditas TNI serta sinergitas lintas instansi, memegang teguh netralitas dan hukum, serta meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana dan dinamika keamanan wilayah.
Melalui momentum HUT ke-81, TNI diharapkan semakin profesional, modern dan dekat dengan rakyat, sekaligus mampu menjaga kedaulatan serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
Usai mengikuti upacara, Bupati Sukabumi H Asep Japar mengatakan momentum HUT ke-81 TNI menjadi pengingat pentingnya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Dengan momentum HUT TNI ini, mudah-mudahan di Kabupaten Sukabumi khususnya, kita semakin solid dan kuat antara TNI dengan masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang mubarokah,” ungkapnya.
Bupati berharap sinergi TNI dan masyarakat terus terjaga sehingga dapat memperkuat NKRI sekaligus mendukung pembangunan daerah.
(Ismet)


