• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    PIC Perkuat Dialog Lintas Agama Melalui Pemuda dan Toleransi Beragama di Dunia Digital

    NUSANTARA NEWS
    Rabu, 25 Mei 2022, 14:35 WIB Last Updated 2022-05-25T07:35:09Z

    SUARASULAWESI.COM | JAKARTA - Dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda Indonesia Center (PIC) menggelar kegiatan Dialog Lintas Agama, bertema “Memperkuat dan Mewujudkan Nilai-nilai Pancasila Serta Moderasi Beragama dalam Rangka Mewujudkan Toleransi Antar Umat”, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022).

    Ahmad Rifaldy selaku ketua pelaksana kegiatan Dialog lintas agama menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menjadi gerakan merawat kesatuan dan kebersamaan dalam bingkai NKRI.

    “Tentunya kegiatan ini berguna untuk menangkal segala macam paham serta mencegah segala bentuk perpecahan dan konflik yang dilatar belakangi oleh konflik agama, selain daripada itu, kegiatan ini juga guna merajut simpul dan persatuan antar umat beragama,” jelas Ahmad Rifaldy.


    Kegiatan dialog lintas agama ini juga menghadirkan narasumber dari seluruh perwakilan agama yang diakui di Indonesia, yakni Romo Antonius Suyadi Pr. selaku Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Keuskupan Agung Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Kasim Genawi Ka.Bid. Idiologi dan kesatuan bangsa PHDI Pusat, Farid F. Saenong PhD. Ka.bid. Diklat BPMI Masjid Istiqlal, Rosiana Indah Purnomo Kepala Biro Pemuda Remaja PGI, Hadi Bayu Adji Dept. Penelitian dan Pengembangan GEMA PAKTI Pusat, Romo Asun Gautama Wa.sek.jend. DPP WALUBI.

    Kegiatan dilaksanakan dengan cara hybrid, yaitu kehadiran peserta dilokasi (offline) kurang lebih 100 orang peserta, terdiri dari perwakilan pemuda pemudi, mahasiswa, tokoh-tokoh agama serta masyarakat, kehadiran peserta juga dikemas secara online dalam bentuk dialog interaktif melalui aplikasi zoom.

    Ahmad Rifaldy menambahkan, guna menangkal paham radikalisme dikalangan pemuda dan masyarakat, tentu harus banyak melakukan kegiatan edukasi dan pemahaman akan penting nya keutuhan dan kesatuan bangsa.

    “Memperbanyak diskusi dan dialog serta kegiatan kegiatan yang melibatkan semua elemen agar lebih memahami dan turut andil dalam menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI,” imbuh Rifaldy.

    Kegiatan ini pun diisi dengan penandatanganan petisi perdamaian, oleh seluruh narasumber yang hadir. 

    Sebagai bentuk kesepakatan dan kebangkitan bersama, bahwa perbedaan akan menjadi indah, jika dirajut dalam persatuan dan kebersamaan dalam membangun bangsa.

    Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, PIC akan melaksanakan kampanye perdamaian dengan meluncurkan hastag #JAGADAMAIINDONESIA. (Tim).

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU