• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Misteri Jasad di Pantai Cibuaya Terjawab, Korban Wisatawan Asal Jakarta Timur yang Hilang di Sawarna

    NUSANTARA NEWS
    Rabu, 21 Januari 2026, 16.21.00 WIB Last Updated 2026-01-21T09:26:40Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMI - Misteri penemuan mayat pria yang terapung di perairan Pantai Cibuaya, Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terungkap. Korban diketahui merupakan wisatawan asal Jakarta Timur yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Goa Langir, Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten.


    Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma, mengungkapkan korban bernama Salman Abdul Latif (19), warga Kampung Cipinang Asem RT 14/RW 04, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.


    "Korban dilaporkan hanyut akibat tergulung ombak di Pantai Goa Langir pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB," ujar Erwin saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).


    Erwin menjelaskan, proses pencarian telah dilakukan sejak korban dinyatakan hilang. Namun hingga hari keempat, Salman belum ditemukan. Hingga akhirnya, jasad korban ditemukan di Pantai Cibuaya, Ujunggenteng, sekitar 75 kilometer dari lokasi awal kejadian.


    "Kami mendapat informasi penemuan mayat di Pantai Cibuaya dengan ciri-ciri yang identik, yakni mengenakan celana hitam bermotif kotak-kotak dan kalung yang sama seperti milik korban," jelasnya.


    Peristiwa nahas tersebut bermula pada Jumat (17/1/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB, saat rombongan wisatawan asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, tiba di Pantai Goa Langir dan mendirikan tenda di tepi pantai. Keesokan paginya, sekitar pukul 05.30 WIB, empat orang dari rombongan tersebut berenang di laut.


    Tak lama kemudian, sekitar pukul 06.00 WIB, dua orang yakni Salman Abdul Latif dan rekannya, Alief Athalla Akbar, terseret arus ke tengah laut. Alief sempat berupaya menolong Salman, namun gagal karena harus menyelamatkan dirinya sendiri.


    "Korban diketahui tidak bisa berenang, sementara kondisi ombak saat itu cukup berbahaya," ungkap Erwin.


    Sementara itu, warga Ujunggenteng sebelumnya dibuat geger dengan penemuan jasad pria yang mengapung di perairan Pantai Cibuaya pada Selasa (20/1/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.


    Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, mengatakan jasad pertama kali terlihat oleh warga yang sedang beraktivitas di pantai.


    "Jasad terlihat telentang dan terombang-ambing terbawa ombak. Sempat menjauh ke tengah, lalu berhasil dievakuasi oleh tim gabungan bersama nelayan," kata Asep.


    Sekitar pukul 18.00 WIB, jasad korban berhasil dievakuasi menggunakan perahu nelayan. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek hitam bermotif kotak putih serta kalung tali berwarna hitam.


    Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penanganan lanjutan serta berkoordinasi dengan keluarga korban.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU