NUSANTARANEWS | SUMEDANG – Menandai hari jadinya yang ke-34, Kecamatan Cibugel menggelar syukuran khidmat yang berfokus pada kepedulian sosial dan pembangunan infrastruktur. Acara peringatan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Garut ini diwarnai dengan penyerahan bantuan sembako bagi lansia, dana pembangunan Masjid Besar As-Syuhada dari BAZNas Sumedang, serta bantuan rehabilitasi Rutilahu dari Gerakan Solidaritas Kemanusiaan PMI Sumedang.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, yang membawa pesan penting mengenai spirit pembangunan tahun 2026 bertajuk "Sumedang Membumi".
"Tahun 2026 ini, Sumedang Membumi harus Terlihat, Teraba, dan Terasa. Artinya, pembangunan tidak boleh sekadar wacana, tapi harus memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Wabup Fajar pada Selasa (10/2/2026).
Dalam penjelasannya, makna "Teraba" menekankan pada kualitas infrastruktur dan kebersihan birokrasi. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi praktik pungutan liar (pungli) maupun hambatan dalam proses perizinan yang menyulitkan warga.
Sementara itu, untuk poin "Terasa", Pemkab Sumedang memberikan kado spesial bagi warga Cibugel. Wabup menjanjikan perbaikan akses jalan utama yang selama ini masih rusak.
"Insya Allah, tahun ini akses jalan ke Cibugel akan mulus. Kami juga akan membenahi saluran irigasi di sekitarnya agar konstruksi jalan lebih kuat dan tahan lama," tambahnya.
Menutup sambutannya, Wabup Fajar mengapresiasi kinerja Camat Cibugel, Forkopimcam, serta seluruh pihak yang menyukseskan acara milangkala ini. Ia juga menitipkan pesan lingkungan agar masyarakat semakin sadar dalam mengelola sampah.
"Mari kita majukan Cibugel dan Sumedang bersama-sama. Saya titip pesan, jangan buang sampah sembarangan. Mari kita terus edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.
(Endi Kusnadi)


