NUSANTARANEWS | KOTA SUKABUMI -Rapat paripurna yang di gelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kota Sukabumi, membahas sejumlah agenda penting terkait pembangunan daerah dan kinerja pemerintah di kota sukabumi, dalam kegiatan tersebut terdapat empat agenda rapat paripurna yang dibahas dalam rangkain sidang, peningkatan pendapatan daerah kota sukabumi.
walikota sukabumi H Ayep zaki menyampaikan Dalam keterangan nya di sampaikan bahwa kontribusi dalam program Waluya diharapkan dapat selesai hingga tahun 2028 dan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat, pemerintah daerah bersama DPRD juga mendorong Peningkatan Asli Daerah (PAD) ke depan. Pemerintah juga mempunyai memiliki rencana untuk Membentuk Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) baru, namun saat ini fokus utama adalah menyelesaikan ptogram waluya lebih dahulu karna proses pembentukan( BUMD) membutuhkan waktu dan tahapan yang tidak cepat.
Pada rapat paripurna tersebut terdapat empat agenda yang dibahas, agenda pertama adalah persetujuan terhadap Rencana peraturan Daerah( Reperda) tentang peternakan dan kesehatan hewan, Agenda kedua hingga ke empat meliputi penyampaian dan penjelasan beberapa Reperda serta laporan penting dari pemerintah daerah.
Beberapa agenda yang disampaikan diantara adalah penjelasan reperda tentang pelindung guru dan kependidikan penyampaian laporan pertanggung jawaban (LPJ )wali kota tahun tahun 2025, serta penjelasan mengenai tentang program Waluya yang menjadi salah satu pokus pembangunan daerah.
Terkait( LPJ) wali kota, diharapkan proses pembahasan dapat diselesaikan dengan cepat pada tahun ini, targetnya penyampaian dan pembahasan dapat dirampungkan mulai bulan Maret agar kota sukabumi dapat bergerak lebih cepat dan tidak tertinggal dari daerah lain dalam proses administrasi pemerintahan.
Pembahasan Agenda paripurna ini akan dilanjutkan secara bertahap dalam beberapa hari kedepan, termasuk setelah hari libur idul fitri DPRD dan pemerintah daerah menargetkan agar seluruh pembahasan dapat segera selsai sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal.
(Evi Susanti)


