• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Desa Gunung Karamat Bangun Generasi Cinta Al-Qur'an Melalui Lomba Tahfidz dan Peringatan 1 Muharram

    NUSANTARA NEWS
    Minggu, 14 Juni 2026, 19.46.00 WIB Last Updated 2026-06-14T12:46:18Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Desa Gunung Karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menjadi momentum penting dalam upaya membangun generasi Qurani di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan bernuansa religi, pemerintah desa bersama  masyarakat serta MUI setempat berkomitmen memperkuat pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.


    Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Gunung Karamat sejak Minggu (14/6/2026) diawali dengan perlombaan Tahfidz Al-Qur’an tingkat TPQ dan Awaliyah yang diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah dusun. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menunjukkan tingginya minat terhadap pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan desa.


    Kepala Desa Gunung Karamat, Subaeta, mengatakan bahwa meskipun wilayahnya tidak berada di kawasan yang dikelilingi pondok pesantren besar, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an. Menurutnya, desa memiliki target besar untuk mencetak 1.000 hafidz Al-Qur’an sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.



    Ia menuturkan, lomba tahfidz yang digelar bukan sekadar kegiatan seremonial menyambut tahun baru Islam, melainkan bagian dari program berkelanjutan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.


    "Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan semangat menghafal Al-Qur’an kepada anak-anak dan remaja. Dukungan keluarga, lingkungan, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut," ujarnya.


    Selain perlombaan tahfidz, rangkaian peringatan 1 Muharram juga akan diisi dengan pawai obor dan tabligh akbar yang digelar pada malam puncak acara. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat kebersamaan warga sekaligus meningkatkan syiar Islam di lingkungan desa.


    Subaeta menambahkan, peringatan tahun baru Islam merupakan salah satu agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan Pemerintah Desa Gunung Karamat. Selain itu, desa juga rutin menggelar perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Festival 1.000 Tumpeng yang telah menjadi tradisi masyarakat setempat.



    Sementara itu, Koordinator Pelaksana Kegiatan, Syamsul Fardika, menjelaskan bahwa perlombaan tahfidz bertujuan mendorong lahirnya generasi muda yang berakhlak mulia serta memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an. Ia berharap anak-anak yang menempuh pendidikan formal tetap memiliki semangat untuk menghafal dan memahami kitab suci.


    "Pemenang lomba akan diumumkan pada malam puncak peringatan 1 Muharram. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan meningkatkan hafalan Al-Qur’an," katanya.


    Melalui berbagai program keagamaan yang terus dikembangkan, Desa Gunung Karamat berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi religius. Langkah tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa pendidikan Al-Qur’an dapat berkembang kuat di tengah masyarakat meskipun tidak berada di lingkungan pesantren.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU