NUSANTARNEWS | SUKABUMI - Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas dalam memimpin pemerintahan di Kabupaten Sukabumi. Dalam periode tersebut, berbagai program pembangunan secara bertahap mulai direalisasikan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah program tersebut dilaksanakan sesuai dengan kewenangan dan tugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi yang fokus pada peningkatan kualitas permukiman serta penyediaan infrastruktur dasar bagi warga.
Di sektor infrastruktur lingkungan, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan di berbagai wilayah. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai diperbaiki sehingga memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Perbaikan ini juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Selain pembangunan jalan, pemerintah juga memprioritaskan penyediaan Sarana Air Bersih (SAB). Program ini bertujuan untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah sehingga dapat menunjang kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Pada sektor perumahan, pemerintah daerah turut merealisasikan program pembangunan Rumah SAKINAH atau rumah tidak layak huni (Rutilahu). Sepanjang tahun 2025, sekitar 990 unit rumah telah berhasil dibangun dan diperbaiki di 47 kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan layak huni.
Pemerintah juga melakukan pembangunan serta perbaikan sejumlah jembatan guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Keberadaan jembatan yang memadai dinilai penting untuk memperlancar mobilitas warga serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan.
Di sisi lain, pembangunan ruang publik juga menjadi perhatian pemerintah daerah melalui pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi tempat rekreasi, ruang interaksi sosial, sekaligus area kegiatan masyarakat yang nyaman.
Komitmen pemerintah dalam penanganan bencana juga terus dilakukan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah memproses pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana alam di Kampung Gempol. Kawasan relokasi tersebut rencananya akan diberi nama Kampung Mubarakah sebagai simbol harapan baru dan semangat kebangkitan masyarakat terdampak. Program pembangunan hunian ini juga direncanakan akan dilakukan secara bertahap di berbagai lokasi terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi.
Satu tahun masa kepemimpinan ini dinilai menjadi fondasi awal dalam mewujudkan pembangunan daerah menuju Sukabumi yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan berekah (Mubarokah). Pemerintah daerah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama melanjutkan pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Sukabumi.
(Ismet)


