NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Acara pisah sambut Camat Palabuhanratu dari Deni Yudono, S.KM., MM., Kp kepada Sutopo, S.IP., M.Si., digelar di Batu Bintang, Desa Jayanti, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta berbagai instansi di wilayah Palabuhanratu. Acara ini menjadi momentum penting dalam pergantian kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Camat Palabuhanratu yang baru, Sutopo, S.IP., M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya.
"Alhamdulillah, suatu kebahagiaan buat saya. Pak Deni yang tadinya camat Palabuhanratu, sekarang menaungi 47 kecamatan sebagai Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat sebelumnya.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Deni Yudono atas pengabdiannya selama ini kepada masyarakat Kecamatan Palabuhanratu," lanjutnya.
Sutopo menjelaskan bahwa penugasannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Palabuhanratu merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah.
"Seiring perubahan dari Bupati, saya ditugaskan menjadi Plt Camat Palabuhanratu. Tentunya ini menjadi tantangan bagi saya, karena Palabuhanratu itu wilayah yang kompleks dan menjadi barometer bagi kecamatan lain," katanya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan di Kecamatan Palabuhanratu.
“Saya mohon dukungan dari semua pihak. Tanpa dukungan, saya tidak akan menjadi apa-apa. Saya bukan siapa-siapa, saya hanya tinggal di Gumelar, Kelurahan Palabuhanratu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sutopo memaparkan perjalanan kariernya di pemerintahan yang dimulai dari Kecamatan Palabuhanratu, kemudian bertugas di Sekretariat Daerah (Setda), menjabat sebagai Kasi Trantib, hingga terakhir bertugas di Kecamatan Cikakak sebelum kembali ke Palabuhanratu.
“Saya di sini mengisi kekosongan. Dalam waktu singkat ini saya berharap bisa cepat menyesuaikan diri, sehingga tugas-tugas di Kecamatan Palabuhanratu dapat terselesaikan dengan baik,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Sutopo juga menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai instansi yang belum sempat ia kunjungi.
“Saya mohon maaf kepada instansi yang belum bisa saya kunjungi. Bukan karena apa-apa, tetapi karena saya masih harus bolak-balik antara Cikakak dan Palabuhanratu,” tutupnya.
Acara pisah sambut ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah Palabuhanratu.
(Ismet)


