• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu Pasang Plat Besi untuk Penanganan Darurat Gorong-Gorong Jebol di Ruas Jalan Kabupaten Gunungkaramat–Cisolok

    NUSANTARA NEWS
    Senin, 27 April 2026, 16.17.00 WIB Last Updated 2026-04-27T09:17:12Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur Gorong-Gorong di ruas jalan kabupaten Gunungkaramat–Cisolok. Penanganan dilakukan dengan menutup sementara bagian jalan yang jebol menggunakan plat besi.


    Kerusakan terjadi pada bagian gorong-gorong di wilayah Gunungkaramat yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan sehingga membutuhkan penanganan segera.


    Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan langsung dari kepala desa setempat terkait kondisi darurat tersebut.


    "Untuk gorong-gorong di Gunungkaramat itu jebol. Kepala desa langsung menghubungi kami karena kondisinya mendesak dan harus segera ditangani. Maka dari itu, kami lakukan penutupan sementara menggunakan plat besi," ujarnya saat ditemui di kantornya pada Senin (27/4/2026).


    Ia menambahkan, tim dari UPTD PU langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan awal. Berdasarkan hasil pengecekan, terdapat dua titik beton gorong-gorong yang mengalami kerusakan.


    "Tim kami langsung turun hari ini untuk menutup sementara dengan besi. Dari hasil pengecekan, ada dua gorong-gorong yang betonnya hancur," jelasnya.


    Lebih lanjut, Edi memastikan bahwa ruas jalan tersebut merupakan jalan kabupaten dan perbaikannya telah diajukan ke bagian program Dinas PU. Namun, karena sifatnya darurat, penanganan sementara harus segera dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.


    "Perbaikan permanennya sudah kami ajukan ke bagian program dan direncanakan masuk dalam anggaran perubahan. Insyaallah bisa direalisasikan sekitar bulan Oktober. Untuk sementara, kami lakukan penanganan darurat agar jalan tetap bisa dilalui," tambahnya.


    Pihaknya berharap, dengan penanganan sementara ini, aktivitas masyarakat tidak terganggu dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir hingga perbaikan permanen dilaksanakan.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU