• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Ena Suharna Siap Pimpin PBH SPI Sukabumi, Fokus Perkuat Bantuan Hukum Masyarakat

    NUSANTARA NEWS
    Jumat, 15 Mei 2026, 16.54.00 WIB Last Updated 2026-05-15T09:54:59Z

     NUSANTARANEWS | SUKABUMIDewan Pimpinan Cabang Serikat Pengacara Indonesia (SPI) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) bertajuk “Gelar Budaya Palabuhanratu 2026” di Hotel Agusta, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (15/5/2026).


    Acara tersebut berlangsung semarak dan dihadiri jajaran pengurus SPI, anggota, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta sejumlah tamu undangan lainnya. Selain menjadi agenda konsolidasi organisasi, Rakercab juga menjadi ajang penyampaian visi dan misi para kandidat calon Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) DPC SPI Sukabumi Raya.


    Dalam pemilihan tersebut, terdapat tiga kandidat yang maju sebagai calon Ketua PBH SPI Sukabumi Raya, yakni Dasep Ruhiat nomor urut 1, Ena Suharna nomor urut 2, dan Radi Priadi nomor urut 3.


    Salah satu kandidat, advokat senior Ena Suharna, SH, secara resmi menyatakan kesiapannya kembali maju dalam pencalonan Ketua PBH SPI Kabupaten Sukabumi. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya pengalaman, integritas, dan kecepatan respons dalam memimpin lembaga bantuan hukum.


    “Pada prinsipnya saya mencalonkan diri menjadi Ketua PBH SPI karena ingin memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, khususnya di wilayah Palabuhanratu dan Kabupaten Sukabumi," ujarnya.


    Menurut Ena, seorang pemimpin dalam organisasi bantuan hukum tidak cukup hanya memiliki keberanian, tetapi juga harus didukung pengalaman yang matang dan kemampuan memahami kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.


    Berbekal pengalaman sekitar 14 tahun di bidang hukum, mulai dari asisten pengacara hingga menjadi advokat, dirinya optimistis mampu memberikan pelayanan hukum secara maksimal kepada masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan pendampingan hukum gratis.


    "Pengalaman selama 14 tahun menjadi modal bagi saya untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua PBH SPI demi memberikan pelayanan hukum secara total kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi," katanya.


    Ia menegaskan, keberadaan PBH SPI harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai wadah perjuangan para pencari keadilan, terutama bagi warga yang mengalami keterbatasan ekonomi.


    "Untuk masyarakat yang tidak mampu, kami siap memberikan edukasi hukum, pendampingan, sosialisasi, hingga penanganan perkara secara cuma-cuma," jelasnya.


    Ena juga menilai bahwa SPI sebagai organisasi advokat besar memiliki tanggung jawab moral untuk memperluas akses bantuan hukum hingga ke daerah-daerah, termasuk wilayah Kabupaten Sukabumi yang berbatasan dengan Provinsi Banten.


    "Bantuan hukum tidak boleh hanya tersedia di kota besar. Masyarakat di daerah juga harus mendapatkan akses keadilan yang sama," tegasnya.


    Ia berharap keberadaan PBH SPI dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh pendampingan hukum akibat keterbatasan biaya jasa advokat.


    Menutup penyampaiannya, Ena Suharna mengaku optimistis mendapat dukungan dalam pencalonan tersebut. Ia menilai pengalaman panjang di dunia hukum telah memberinya banyak pelajaran tentang kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat.


    "Kepemimpinan bukan hanya soal keberanian, tetapi juga intelektualitas dan pemahaman hukum yang kuat untuk diterapkan demi kepentingan masyarakat luas," pungkasnya.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU