NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Kecamatan Palabuhanratu akan menggelar pawai obor yang melibatkan berbagai elemen masyarakat pada Senin malam (15/6/26).
Kegiatan pawai obor tersebut akan mengambil rute mulai dari Pendopo Palabuhanratu, melintasi Jalan Siliwangi, kawasan Polsek, Pangsor, dan berakhir di Alun-Alun Masjid Agung Palabuhanratu. Pawai dijadwalkan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan diperkirakan akan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Palabuhanratu, Hendriana, menjelaskan bahwa pihak kecamatan telah menyiapkan sekitar 1.000 obor untuk memeriahkan peringatan pergantian tahun Hijriah tersebut.
"Sebanyak 1.000 obor telah disiapkan. Setiap desa mengirimkan sekitar 100 obor sebagai bentuk partisipasi dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah," ujar Hendriana.
Menurutnya, pawai obor tidak hanya menjadi tradisi tahunan yang sarat nilai religius, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar warga. Kegiatan ini akan melibatkan para pelajar, santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta unsur pemerintahan desa dan kecamatan.
Lebih lanjut, Hendriana menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
"Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami makna hijrah yang sesungguhnya, yakni memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing," katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung agar pawai obor dapat berjalan lancar dan khidmat. Pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan aparat keamanan serta berbagai pihak terkait guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Pawai obor Tahun Baru Islam di Palabuhanratu diharapkan menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan budaya Islam yang telah mengakar di tengah kehidupan masyarakat.
(Ismet)


