• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Presiden Prabowo: Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Hapus Kemiskinan, Belanja Pertahanan dan Polri Bisa Dikurangi

    NUSANTARA NEWS
    Sabtu, 18 Juli 2026, 16.59.00 WIB Last Updated 2026-07-18T09:59:44Z

     


    NUSANTARANEWS | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan efisiensi anggaran negara guna mempercepat pengentasan kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem, serta menghapus kelaparan di Indonesia. Menurutnya, jika diperlukan, anggaran sektor pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi agar kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi.


    Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).


    "Kita harus hilangkan kelaparan, kita harus hilangkan kemiskinan. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," ujar Presiden.


    Prabowo menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempersiapkan Indonesia menuju negara maju pada periode 2045–2050. Menurutnya, keberhasilan visi tersebut sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang saat ini masih berada di bangku sekolah.


    Ia menilai investasi pada kesejahteraan masyarakat, pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan dasar merupakan langkah penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang mampu membawa Indonesia menjadi salah satu negara terbesar di dunia.


    Presiden juga menekankan bahwa kekuatan pertahanan nasional tidak hanya diukur dari besarnya anggaran militer atau keamanan, tetapi juga dari kondisi rakyat yang sehat, kuat, dan sejahtera.


    "Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau rakyat sejahtera, seluruh rakyat akan membela bangsa ini," tegasnya.


    Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang dinilai telah aktif membantu masyarakat melalui berbagai program, seperti pembangunan ribuan jembatan dan penyediaan titik-titik air bersih di berbagai daerah.


    Menurut Prabowo, peran aparat negara harus semakin dekat dengan masyarakat, khususnya petani dan nelayan, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi rakyat dapat segera diatasi.


    Menutup pidatonya, Presiden kembali menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan institusi milik rakyat yang harus selalu hadir membantu masyarakat.


    "Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI dan Polri harus mengatasi kesulitan rakyat," pungkasnya.


    Sumber: BPMI Setpres

    Editor: Ismet 

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU