NUSANTARANEWS | BANDUNG — Pelayanan administrasi kepemilikan kendaraan bermotor di Samsat Pajajaran Kota Bandung kini terasa semakin hangat, dekat, dan memudahkan masyarakat. Melalui penerapan inovasi Polantas Karib sekaligus gencar mensosialisasikan kemudahan Aplikasi e-BPKB Mobile, petugas hadir langsung berbaur di tengah warga — menyapa, mendampingi, menjelaskan alur, serta memberikan informasi secara jelas dan terbuka.
Polantas Karib adalah program inovasi pelayanan dari Korlantas Polri — singkatan dari Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas — bertujuan memperkuat kedekatan petugas dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, ramah, dan bersahabat.
Di samping itu, petugas juga secara intens mengenalkan Aplikasi e-BPKB Mobile — inovasi digital resmi dari Korlantas Polri . Masyarakat cukup mengunduh aplikasi e-BPKB Mobile melalui Google Play Store maupun App Store, lalu memindai atau menempelkan ponsel ke bagian belakang dokumen E-BPKB berteknologi chip RFID dan NFC, maka seluruh data kepemilikan kendaraan akan muncul secara otomatis di layar ponsel. Dengan aplikasi ini, verifikasi keaslian dokumen, pengecekan data kendaraan, serta riwayat kepemilikan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor pelayanan . Data lebih aman, terjamin keasliannya, dan tidak lagi khawatir dokumen hilang atau rusak.
Menyampaikan hal tersebut, Kapokja BPKB Samsat Pajajaran Kota Bandung menegaskan:
“Kami jelaskan secara rinci kepada setiap warga — kini E-BPKB dapat diakses dan diverifikasi lewat aplikasi e-BPKB Mobile. Cukup unduh di gawai masing-masing, pindai dokumennya, maka data kendaraan langsung tampil secara lengkap. Tidak perlu ragu, semua gratis dan resmi dari Korlantas Polri. Bersama pendekatan Polantas Karib, kami hadir mendampingi, menjelaskan cara penggunaannya, hingga warga benar-benar paham dan bisa memanfaatkannya sendiri. Semua proses tetap sesuai prosedur, transparan, dan tanpa biaya tambahan apa pun. Tujuannya satu: pelayanan yang dekat di hati dan mudah diakses dari genggaman,” ujar Kapokja BPKB.
Lebih lanjut beliau menambahkan, teknologi dan keramahan saling melengkapi — aplikasi memudahkan akses data, sementara pendekatan Polantas Karib memastikan setiap warga dipahami dan dibantu dengan sabar.
(Endi Kusnadi)


