NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Potensi wisata alam di Kabupaten Sukabumi seakan tidak pernah habis. Salah satunya Curug Ciuh yang berada di Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.
Air terjun yang berada di tengah kawasan dengan nuansa alam yang masih asri tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Pepohonan hijau, udara sejuk dan aliran air terjun menjadi perpaduan yang berpotensi menarik wisatawan yang menyukai suasana alam.
Namun, potensi tersebut hingga kini belum sepenuhnya berkembang. Salah satu kendala yang masih dihadapi adalah akses menuju lokasi yang dinilai belum memadai untuk menunjang kunjungan wisatawan dalam jumlah lebih besar.
Arif dan Asep, warga yang mengetahui kawasan Curug Ciuh, menilai perbaikan akses menjadi salah satu kebutuhan penting apabila lokasi tersebut hendak dikembangkan sebagai destinasi wisata.
“Kalau ada jalan yang bisa dilalui motor maupun mobil, mungkin tempat ini akan ramai dikunjungi wisatawan,” ujar Arif dan Asep.
Menurut mereka, keberadaan infrastruktur yang lebih baik tidak hanya mempermudah wisatawan menuju lokasi, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Apabila kunjungan wisata meningkat, masyarakat berpeluang membuka berbagai usaha pendukung, seperti warung makanan dan minuman, tempat parkir, jasa pemandu, hingga pemasaran produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Curug Ciuh juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dengan konsep wisata alam yang tetap mengedepankan aspek kelestarian lingkungan. Pengelolaan yang tepat dapat menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat rekreasi sekaligus sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dan sumber daya air.
Pengembangan destinasi wisata baru di Kecamatan Cikakak diharapkan tidak menghilangkan karakter alami kawasan. Sebaliknya, pembangunan fasilitas penunjang perlu dilakukan secara terukur agar keindahan alam tetap menjadi daya tarik utama.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat melihat potensi Curug Ciuh sebagai bagian dari pengembangan pariwisata di Kabupaten Sukabumi.
Peningkatan akses jalan diharapkan menjadi langkah awal untuk membuka kawasan tersebut kepada wisatawan yang lebih luas, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Cikakak tanpa mengesampingkan upaya pelestarian lingkungan.
(Ismet)


