NUSANTARANEWS | SUMEDANG — Sebuah terobosan besar dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Pada 28 Oktober 2026, pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan digelar secara serentak dan sepenuhnya digital di 92 desa, melalui 424 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan hal ini dalam sebuah pertemuan yang dihadiri para panitia, camat, perangkat daerah, BPD, serta unsur terkait. Langkah ini bukan sekadar mengganti alat tulis dari kertas menjadi layar elektronik, melainkan bukti nyata keberanian pemerintah desa untuk terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman.
Bukan Sekadar Ganti Alat — Langkah Transformasi Nyata
“Pilkades digital bukan sekadar perubahan alat dari kertas menjadi perangkat elektronik, tetapi bagian dari keberanian pemerintah desa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Dony.
Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk tidak pesimis menghadapi perubahan. “Panitia, camat, perangkat daerah, BPD, dan unsur terkait — jangan pesimis menghadapi perubahan ini. Jika ada tantangan, jangan sejak awal berpikir tidak bisa,” tegasnya.
Menurut Bupati, Sumedang memiliki modal kuat untuk menjalankan Pilkades digital. Hal ini berkat ekosistem digital yang telah dibangun bertahun-tahun, antara lain melalui penerapan e-Office Desa serta berbagai layanan administrasi berbasis digital yang sudah berjalan di tingkat desa.
Disusun Secara Matang: Efisien, Aman, dan Terpercaya
Pilkades digital ini telah melalui proses penyusunan yang panjang dan mendalam. Konsep yang diambil dirancang agar:
- Lebih efisien dalam pelaksanaannya
- Lebih aman dan menjamin kerahasiaan suara
- Lebih mudah digunakan oleh petugas maupun pemilih
- Menjaga validitas hasil pemilihan secara akurat
“Ini adalah langkah lanjutan dari transformasi digital yang sudah berjalan di Sumedang. Laksanakan tugas secara objektif, transparan, demokratis, jujur, dan adil,” pesan Dony.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, melainkan pada integritas setiap orang yang menjalankannya.
“Teknologinya canggih, tetapi yang menentukan berhasil atau tidak adalah kejujuran, tanggung jawab, dan dedikasi kita semua.”
Pesan untuk Seluruh Warga Sumedang
Pilkades digital 2026 menjadi bukti bahwa desa-desa di Sumedang siap melangkah maju — memadukan kearifan lokal dengan kemajuan zaman. Dengan ekosistem yang sudah matang dan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pesta demokrasi ini berjalan lancar, jujur, transparan, dan menjadi teladan bagi daerah lain.
Semoga Pilkades serentak digital di 92 desa ini melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik yang membawa kemajuan nyata bagi seluruh masyarakat Sumedang.
(Endi Kusnadi)


