NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dilla Nurdian, merealisasikan aspirasi masyarakat melalui penyerahan bantuan dua unit kendaraan roda tiga jenis Viar untuk mendukung pengangkutan sampah dan meningkatkan kebersihan lingkungan. Minggu, (31/10/26).
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kegiatan reses tahun sebelumnya. Kehadiran kendaraan pengangkut sampah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih efektif serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Dilla Nurdin menjelaskan, usulan bantuan kendaraan pengangkut sampah bermula ketika dirinya melaksanakan kegiatan reses di sekretariatnya di kawasan Gunung Sumping, kelurahan palabuahanratu. Saat itu, salah seorang warga menyampaikan kebutuhan mendesak akan sarana pengangkutan sampah di lingkungan mereka.
"Pada saat itu, kebetulan saya melaksanakan reses di sekretariat saya di Gunung Sumping. Memang ada salah satu masyarakat yang menyampaikan ingin sekali mempunyai kendaraan pengangkut sampah karena itu sangat dibutuhkan," ujar Dilla.
Ia mengungkapkan, pada awalnya kebutuhan yang diajukan mencapai tiga unit kendaraan. Namun, karena keterbatasan anggaran, bantuan yang dapat direalisasikan sebanyak dua unit.
Menurutnya, hal terpenting bukan sekadar jumlah bantuan, melainkan bagaimana sarana tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Sebetulnya tiga unit, tetapi anggarannya hanya cukup untuk dua. Jadi, saya mencukup-cukupkan supaya yang terpenting manfaatnya bisa tersampaikan kepada masyarakat," ungkapnya.
Dalam proses realisasinya, Dilla juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi agar penyaluran bantuan dapat terlaksana. Ia mengapresiasi dukungan dinas terkait yang turut membantu melalui tahapan yang harus dilalui hingga bantuan tersebut dapat diserahkan kepada masyarakat.
Salah satu penerima manfaat bantuan kendaraan pengangkut sampah tersebut berada di wilayah Babadan, RT 29 dan RT 30, kelurahan palabuahanratu.
Dilla berharap masyarakat penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan kendaraan tersebut dengan sebaik-baiknya. Pengelolaan kendaraan selanjutnya diserahkan kepada masyarakat penerima, dengan kemungkinan dilakukan evaluasi untuk memastikan sarana tersebut tetap terawat dan berfungsi optimal.
"Kami berharap masyarakat bisa menjaga apa yang menjadi manfaat ini, sehingga nantinya barang ini bisa bertahan lama," katanya.
Sejumlah Aspirasi Lain Mulai Direalisasikan
Selain bantuan kendaraan pengangkut sampah, Dilla menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses sebelumnya juga mulai direalisasikan.
Di antaranya perbaikan jalan yang mengalami kerusakan parah di wilayah Buanajaya, penyaluran bantuan air bersih berupa dua tangki untuk masyarakat Desa Kertamukti, serta penyaluran 13 unit piramida sampah di wilayah Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara.
Ia menegaskan, berbagai kebutuhan masyarakat tersebut menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui fungsi dan kewenangannya sebagai anggota legislatif.
Dilla juga mengungkapkan bahwa kebutuhan kendaraan pengangkut sampah masih disampaikan oleh masyarakat di wilayah Warungkiara. Aspirasi tersebut, kata dia, akan kembali diupayakan agar dapat direalisasikan pada kesempatan berikutnya.
"Insyaallah akan kita usahakan dan kita ajukan kembali," tuturnya.
Air Bersih dan Irigasi Jadi Aspirasi Prioritas
Sementara itu, dalam kegiatan reses tahun ini, Dilla menyebutkan bahwa kebutuhan air bersih menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat, terutama di tengah kondisi musim kemarau.
Selain air bersih, perbaikan dan pembangunan sarana irigasi juga menjadi perhatian warga karena berkaitan dengan kebutuhan pertanian dan ketersediaan air.
Dilla berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti dan diperjuangkan agar memperoleh dukungan serta realisasi sesuai dengan mekanisme dan ketersediaan anggaran.
Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD untuk bertemu masyarakat, tetapi juga menjadi sarana menyerap kebutuhan riil warga yang selanjutnya diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
Ia berkomitmen untuk terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat agar program pembangunan dan bantuan yang direalisasikan benar-benar memberikan manfaat bagi warga, baik dalam peningkatan infrastruktur, pemenuhan kebutuhan air bersih, maupun pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
(Ismet)


