• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Peduli Perlindungan Siswa, Forum Cikakak Ngahiji Kawal Mediasi Dugaan Kekerasan di SMAN 1 Cikakak

    NUSANTARA NEWS
    Rabu, 21 Oktober 2026, 14.36.00 WIB Last Updated 2026-10-21T07:36:29Z

     


    NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Forum Cikakak Ngahiji memberikan pendampingan moral dan hukum kepada keluarga wali siswa dalam penyelesaian dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang guru di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Sukabumi. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyelesaian berlangsung secara adil, terbuka, dan tetap memperhatikan hak-hak siswa.


    Ketua Forum Cikakak Ngahiji, Rival Mulyana, bersama jajaran pengurus dan penasihat hadir dalam proses mediasi yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026). Kehadiran forum tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap perlindungan peserta didik sekaligus upaya mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.


    Rival menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghakimi salah satu pihak, melainkan berupaya menjadi penghubung komunikasi antara sekolah dan keluarga siswa agar persoalan dapat diselesaikan melalui dialog.


    Menurutnya, penyelesaian masalah di lingkungan pendidikan harus tetap memperhatikan ketentuan hukum, hak-hak para pihak, serta pentingnya pembinaan bagi tenaga pendidik.


    “Kami hadir di sini sebagai jembatan komunikasi. Pendidikan adalah fondasi bangsa, dan setiap elemen di dalamnya, baik siswa maupun guru, harus dilindungi hak-haknya sesuai koridor hukum dan norma yang berlaku. Kami ingin memastikan bahwa kebenaran terungkap, namun penyelesaian juga mengutamakan kedamaian dan perbaikan sistem,” ujar Rival saat ditemui di lokasi mediasi.


    Ia menambahkan, Forum Cikakak Ngahiji akan memantau pelaksanaan kesepakatan yang telah dibuat bersama. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan komitmen para pihak dijalankan serta mencegah terulangnya persoalan serupa di kemudian hari.


    Rival juga mendorong pihak sekolah melakukan evaluasi internal dan memperkuat profesionalisme tenaga pendidik dalam berinteraksi dengan siswa.


    “Kami berharap ke depan, hubungan antara guru, siswa, dan orang tua dapat kembali harmonis. Kasus ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih meningkatkan profesionalisme dan empati dalam proses belajar mengajar,” katanya.


    Sementara itu, wali siswa, Eka Susanti, menyampaikan apresiasi kepada Forum Cikakak Ngahiji atas pendampingan yang diberikan kepada keluarganya selama proses penyelesaian berlangsung.


    Ia mengungkapkan, dukungan tersebut membantu keluarganya menghadapi situasi yang berkembang di tengah masyarakat akibat pemberitaan mengenai dugaan kekerasan tersebut.


    “Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Forum Cikakak Ngahiji. Tanpa bantuan dan pendampingan mereka, saya mungkin akan kesulitan menghadapi situasi ini sendirian. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa persoalan ini akan diselesaikan dengan kepala dingin dan adil,” tutur Eka.


    Proses penyelesaian kemudian ditempuh melalui musyawarah dan mediasi secara kekeluargaan. Dalam proses tersebut, pihak sekolah dan wali siswa menandatangani surat kesepakatan bersama atau islah.


    Penandatanganan kesepakatan itu disaksikan oleh pengurus Forum Cikakak Ngahiji, Babinsa Desa Cikakak, serta perwakilan sekolah yang terdiri atas wali kelas, guru Bimbingan Konseling (BK), dan staf hubungan masyarakat (Humas).


    Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi titik akhir dari perselisihan sekaligus momentum untuk memperbaiki hubungan antara pihak sekolah dan keluarga siswa.


    Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan tugas tenaga pendidik serta perhatian terhadap kondisi siswa dinilai tetap penting agar lingkungan sekolah dapat menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi perlindungan anak.


    Forum Cikakak Ngahiji berharap seluruh pihak dapat menjalankan kesepakatan dengan penuh tanggung jawab, sehingga proses pendidikan tetap berjalan baik dan kejadian serupa tidak kembali terulang.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU