NUSANTARANEWS | SUKABUMI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi tengah mengakselerasi penguatan struktur organisasi melalui penyelenggaraan Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Agenda lima tahunan ini dilaksanakan sebagai langkah regenerasi sekaligus konsolidasi menyusul berakhirnya masa jabatan pengurus tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Pauji Nurjaman, S.E., menjelaskan bahwa proses pembentukan pengurus ini dilakukan secara berjenjang (top-down) sesuai mekanisme internal partai, dimulai dari penetapan Ketua Umum pada tingkat Kongres hingga ke tingkat daerah.
"Hari ini kita mengumumkan hasil pleno calon Ketua PAC untuk beberapa daerah pemilihan (Dapil). Alhamdulillah, proses di Dapil 5, 6, dan 1 sudah selesai, dan saat ini sedang berlangsung untuk Dapil 2," ujar Pauji saat memberikan keterangan kepada media.
Pauji menambahkan bahwa target utama dari penyegaran struktur ini adalah untuk menciptakan mesin partai yang solid di tingkat kecamatan hingga desa.
"Harapan kami, PAC-PAC yang diumumkan hari ini akan menjadi ujung tombak untuk mendobrak perolehan suara PDI Perjuangan di tahun 2029 agar partai tetap berjaya," tegasnya.
Sikap Tegas Terkait Pilkada
Selain fokus pada internal, PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi juga mengeluarkan pernyataan sikap politik yang tegas terkait isu mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Sebagai partai oposisi yang kritis, PDI Perjuangan menolak keras wacana Pilkada yang dipilih melalui DPRD.
"PDI Perjuangan tegak lurus dari pusat hingga bawah: kami menolak keras Pilkada dipilih oleh DPRD. Itu adalah bentuk merampas hak demokrasi masyarakat. Kami menginginkan Pilkada tetap dipilih langsung oleh rakyat," tambah Pauji.
Senada dengan Pauji, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Anang Janur, S.Pd., menyebutkan bahwa setelah rampungnya Musancab di 47 kecamatan, partai akan segera melanjutkan agenda ke tingkat yang lebih bawah.
"Setelah ini, kami akan bergerak melaksanakan Musyawarah Ranting (Musran) di 386 desa, kemudian dilanjutkan hingga tingkat Dusun (Musranran). Semua ini kami lakukan demi kepentingan masyarakat dan sebagai upaya mencerdaskan kehidupan politik warga," kata Anang.
Rangkaian kegiatan ini dijadwalkan akan terus berlanjut, di mana esok hari (Jumat) akan dilaksanakan agenda serupa untuk wilayah Dapil 3 dan Dapil 4 guna melengkapi seluruh struktur di Kabupaten Sukabumi.
(Sakur)


