NUSANTARANEWS | SUKABUMI - Ribuan warga memadati Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026), untuk mengikuti kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tahunan tersebut dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta Forkopimcam Palabuhanratu.
Muhibah Ramadan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Salah satu agenda yang paling menarik perhatian warga adalah tabligh akbar yang menghadirkan penceramah Ustadz Solmed bersama April Jasmine.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan bahwa Muhibah Ramadan merupakan upaya pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan selama bulan suci.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kebersamaan dalam pembangunan daerah.
“Visi pembangunan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah, yakni maju, unggul, berbudaya, dan berkah, tidak akan tercapai tanpa sinergi, kolaborasi, serta doa dari seluruh masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan perkembangan program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui beasiswa bupati. Saat ini sekitar 150 putra-putri daerah tengah menempuh pendidikan di Universitas Nusa Putra. Seleksi lanjutan program tersebut direncanakan kembali digelar dalam waktu dekat di Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
Selain itu, Bupati mengajak masyarakat untuk turut mendoakan warga yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Sukabumi, termasuk pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung. Saat ini sekitar 140 kepala keluarga masih berada di pengungsian, sementara pemerintah daerah sedang menyiapkan pembangunan sekitar 100 rumah bagi warga terdampak di Desa Cikadu, Palabuhanratu.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi Andi Rahman menjelaskan bahwa Muhibah Ramadan merupakan program pemerintah daerah yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat selama bulan suci.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan umat,” katanya.
Selain tabligh akbar, rangkaian Muhibah Ramadan juga diisi dengan penyaluran 500 paket sembako kepada masyarakat serta pengundian enam paket umrah bagi warga yang beruntung.
(Ismet)



