NUSANTARANEWS | BANDUNG – Samsat Pajajaran Kota Bandung terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan dokumen kepemilikan kendaraan bermotor. Mulai dari pembuatan baru, penggantian, hingga perubahan data Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kini semakin mudah diakses, didukung pula dengan kehadiran program unggulan “Polantas Menyapa” yang membuat suasana pelayanan terasa lebih akrab dan transparan.
Lewat program ini, petugas tidak hanya melayani dari balik loket, tetapi juga turun langsung menyapa kedatangan warga, memandu alur pengurusan, serta membantu memeriksa kelengkapan berkas sejak awal. Pendekatan ini menghilangkan kesan birokratis yang kaku, sehingga warga merasa lebih nyaman dan terbantu.
Kapokja BPKB Samsat Pajajaran, Bripka Kusnawan, menyampaikan bahwa program Polantas Menyapa menjadi salah satu upaya nyata untuk mewujudkan pelayanan yang benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Dengan adanya program Polantas Menyapa, kami ingin memastikan setiap warga yang datang mengurus BPKB mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan jelas. Kami sapa, dampingi, dan jelaskan setiap tahapan secara rinci, mulai dari persyaratan, besaran biaya resmi, hingga perkiraan waktu penyelesaiannya. Kami paham BPKB adalah dokumen penting, sehingga prosesnya harus terjamin keamanan dan keabsahannya,” ujar Bripka Kusnawan.
Ia menegaskan pula bahwa seluruh biaya pengurusan telah diatur secara resmi dan tidak ada pungutan tambahan di luar ketentuan yang berlaku. Kehadiran program ini juga bertujuan mencegah masyarakat terjebak oleh oknum tidak bertanggung jawab atau jasa calo.
“Kami tegaskan, jangan percaya pada janji proses lebih cepat dengan imbalan biaya tambahan. Itu tidak benar dan berisiko merugikan. Lewat Polantas Menyapa, kami buka akses informasi seluas-luasnya. Jika ada yang belum dipahami, petugas siap menjawab dengan sabar dan terbuka,” tambahnya.
Menurut Bripka Kusnawan, program ini juga menjadi bagian dari semangat pengabdian kepolisian, terutama dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80. “Kami ingin menunjukkan bahwa Polantas hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tapi juga melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan sepenuh hati. Kepuasan warga adalah tolak ukur utama keberhasilan kerja kami,” pungkasnya.
Warga yang datang mengaku merasakan perbedaan yang signifikan. Pendekatan ramah dan bimbingan langsung membuat proses pengurusan terasa lebih lancar, tidak membingungkan, dan memakan waktu lebih singkat.
Dengan dukungan program Polantas Menyapa, layanan BPKB di Samsat Pajajaran diharapkan terus meningkat, menjadi contoh pelayanan publik yang profesional, jujur, dan dekat dengan masyarakat.
(Endi Kusnadi)


