NUSANTARANEWS | SUKABUMI - Pembangunan drainase yang bersumber dari Dana Desa Tahap 2 Tahun 2025 di Kampung Cirendeu RT. 002 RW. 003, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi disorot warga. Proyek senilai Rp24.900.000 itu diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan melampaui waktu yang ditentukan.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan bertajuk "Pembangunan Drainase P. 180 X T. 0,5 X L. 0,2" tersebut dilaksanakan oleh TPK Desa Mekarsari dengan waktu pengerjaan 7 hari kalender.
Namun pantauan Tim Media di lokasi pada Jumat (10/7/2026) pukul 13.51 WIB, pengerjaan proyek tersebut diduga masih berlangsung dan telah berjalan sekitar 2 minggu atau lebih dari 14 hari.
*Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi*
Warga setempat mengeluhkan cara pengerjaan drainase yang dinilai asal-asalan. Berdasarkan pengamatan di lapangan, pemasangan batu untuk konstruksi drainase diduga dilakukan tanpa proses penggalian terlebih dahulu.
"Pekerjaan ini sudah berlangsung dua minggu lebih, padahal di papan informasi tertulis waktu pengerjaannya hanya 7 hari kalender," ujar salah seorang warga yang akrab disapa Abah.
Ia khawatir jika pemasangan batu tanpa digali akan membuat bangunan drainase tidak kuat dan cepat rusak ketika musim hujan tiba.
"Dana Desa ini uang rakyat. Harusnya dikerjakan sesuai spek biar awet dan bermanfaat lama buat warga," tambahnya.
*Tanggapan Kasi Binwas Kecamatan Nyalindung*
Untuk mendapatkan keberimbangan berita, Tim Media langsung mendatangi Kantor Kecamatan Nyalindung dan mewawancarai Kasi Binwas Kecamatan, Bapak Agung.
Saat dimintai tanggapan terkait adanya dugaan tersebut, Agung menjelaskan akan mengevaluasi dan melakukan monitoring langsung ke lokasi kegiatan yang menggunakan anggaran tersebut.
Agung juga sangat menyayangkan setelah diperlihatkan visual hasil pengerjaan di Kampung Cirendeu oleh Tim Media. Ia menyoroti adanya pemasangan batu drainase yang tidak digali terlebih dahulu.
"Ini tidak boleh terjadi. Kami akan segera turun ke lapangan untuk memastikan dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan ini agar sesuai dengan RAB dan spesifikasi yang ada," tegasnya.
*Desakan Evaluasi dan Pengawasan*
Warga berharap Pemerintah Desa Mekarsari bersama TPK dan pihak Kecamatan Nyalindung segera melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek tersebut agar anggaran Dana Desa benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat.
Hingga berita ini ditayangkan, Tim Media masih berupaya mengkonfirmasi Kepala Desa Mekarsari dan pihak TPK Desa Mekarsari terkait dugaan ketidaksesuaian waktu pelaksanaan dan spesifikasi teknis proyek drainase tersebut.
(Sakur)



