• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Bencana Aceh: TNI Maksimalkan Evakuasi, Distribusi Logistik, serta Penanganan di Posko Kesehatan

    NUSANTARA NEWS
    Sabtu, 29 November 2025, 09.20.00 WIB Last Updated 2025-11-29T02:22:09Z

     


    NUSANTARANEWS | ACEH TENGAH - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam Iskandar Muda mengerahkan ratusan prajurit dari Brigif Teritorial Pembangunan (TP) 90/Yudha Giri Dhanu (YGD) dan Yonif TP 854/Dharma Kersaka untuk membantu penanganan darurat bencana di Desa Pameu, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (27/11/25). Upaya ini dilakukan sebagai respons cepat atas banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian besar wilayah Aceh.


    Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menginstruksikan seluruh jajaran Kodam IM untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Seluruh sumber daya TNI AD disiagakan maksimal, mulai dari personel, perahu karet, peralatan evakuasi, alat berat, hingga Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB).


    Pangdam IM menjelaskan bahwa selain melakukan evakuasi warga, pihaknya juga menyiapkan posko kesehatan, dapur lapangan, dan mendukung distribusi logistik. Langkah ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat.

    “TNI hadir untuk rakyat. Kami akan terus berada di garis depan membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanganan bencana. Semoga upaya ini dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko bagi warga,” tegasnya.



    Di lapangan, Komandan Brigif TP 90/YGD, Kolonel Inf Hulisda Melala, memimpin langsung operasi tanggap darurat. Ia menekankan bahwa pengerahan prajurit merupakan bagian dari tugas negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

    “Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan keselamatan warga. Setiap prajurit bekerja dengan penuh tanggung jawab, karena bencana seperti ini membutuhkan respons cepat, terukur, dan terkoordinasi,” ujarnya.


    Bencana yang melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi. Sebanyak 16 kabupaten/kota terdampak, meliputi Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan. Dampaknya meliputi kerusakan fasilitas umum, gangguan akses transportasi, hingga meningkatnya jumlah warga yang mengungsi.


    Hingga kini, prajurit TNI di Aceh Tengah dan Pidie tetap siaga penuh. Pemantauan rutin terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan. Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta meminimalkan dampak lanjutan bagi warga terdampak.


    (Sumber: Puspen TNI)

    (Editor: Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU