• Jelajahi

    Copyright © NUSANTARA NEWS | Berita Nusantara News Hari Ini
    Nusantara News

    Follow us on

    Dua Dapur MBG Jayanti dan Patuguran Dikritik Soal Dugaan Telur Busuk, Pemdes Buniwangi Panggil untuk Minta Klarifikasi

    NUSANTARA NEWS
    Sabtu, 28 Februari 2026, 17.03.00 WIB Last Updated 2026-02-28T10:03:33Z

    NUSANTARANEWS | SUKABUMI - Pemerintah Desa Buniwangi bergerak cepat menanggapi keluhan warga terkait dugaan penyaluran telur busuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak usia 1 sampai 5 tahun.


    Kepala Desa Buniwangi, Hermawan Rudiansyah, dalam pernyataannya pada Sabtu (28/02/2026) menyampaikan bahwa pihaknya menerima aduan masyarakat mengenai kualitas telur yang diduga sudah tidak layak konsumsi.


    "Saya menanggapi aduan dari masyarakat terkait telur busuk dari MBG. Maka dari itu kami selaku Pemerintah Desa Buniwangi akan memanggil SPPG yang masuk ke Desa Buniwangi. Kami akan mempertanyakan kepada pengelola MBG yang kemarin menyuplai ke Buniwangi. Saya juga akan mempertanyakan kenapa bisa ada telur busuk yang disalurkan," ujar Hermawan.


    Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Desa Buniwangi mengundang dua dapur penyedia MBG, yakni MBG Jayanti dan MBG Patuguran, untuk hadir dalam pertemuan yang akan dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 09.00 WIB di Kantor Desa Buniwangi. Pertemuan tersebut rencananya akan dihadiri oleh para penerima manfaat serta tokoh masyarakat.


    Hermawan menegaskan, pihak desa ingin mendapatkan penjelasan langsung dari pengelola MBG sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.


    "Apabila surat undangan kami tidak diindahkan oleh pihak MBG, maka kami akan menutup akses bagi MBG yang masuk ke Desa Buniwangi. Namun apabila mereka hadir dan bersedia berdiskusi serta berkomitmen agar kejadian seperti kemarin tidak terulang kembali, maka kami akan memberikan kesempatan dengan catatan ada perbaikan dan pengawasan yang lebih ketat," tegasnya.


    Pemerintah Desa Buniwangi menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi anak-anak penerima manfaat program MBG, serta memastikan setiap penyedia layanan bertanggung jawab atas distribusi makanan yang layak dan sehat.


    (Ismet)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU